Peristiwa

Suzuki Forsa Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Sempolan Jember, Diduga Korsleting Listrik

915
×

Suzuki Forsa Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Sempolan Jember, Diduga Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Mobil Terbakar di SPBU Sempolan, Sabtu (28/3/2026).(Foto: Istimewa/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Satu unit mobil terbakar di area SPBU Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2026) WIB.

Example 300x600

Kendaraan yang terbakar diketahui jenis Suzuki Forsa Amenity berwarna abu-abu dengan nomor polisi DK-1667-CQ milik Ach Rofiki (32), warga Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, Jember.

Kapolsek Sempolan AKP M. Luthfi mengatakan, peristiwa bermula saat mobil tersebut selesai mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU Sempolan. Namun, setelah pengisian, mesin kendaraan tidak dapat dihidupkan.

BACA JUGA :
Satgas TMMD ke-124 Jember Gandeng DPMD Jatim Gelar Pelatihan Aplikasi Sibermata Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa

“Mobil kemudian didorong ke area sebelah barat, dekat pengisian nitrogen. Pemilik kendaraan sempat meninggalkan mobil untuk mencari mekanik,” ujarnya.

Saat ditinggalkan, pemilik tidak menyadari bahwa audio mobil masih dalam kondisi menyala. Tak lama kemudian, ketika kembali, mobil tersebut sudah dalam keadaan terbakar.

BACA JUGA :
Peringati Hari Batik Nasional 2025, Kadispendik Jember: 1.700 Siswa TK Ikuti Lomba Mewarnai Batik

“Petugas SPBU bersama sejumlah karyawan segera berupaya memadamkan api menggunakan enam unit alat pemadam api ringan (APAR). Api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting aliran listrik pada kendaraan.

Polisi memastikan tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Saat ini, kendaraan yang terbakar telah dievakuasi keluar dari area SPBU.

BACA JUGA :
Diklat Menulis Buku Ilmiah Cabdindik Wilayah Jember Wujudkan Guru Profesional

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta.

“Situasi di lokasi sudah aman dan terkendali,” kata Luthfi.

Polisi juga telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga pendokumentasian kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut.

error: Content is protected !!