LABUHANBATU, Lensa Nusantara – Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, SH menyampaikan kunci keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) terletak pada koordinasi dan kolaborasi yang terjalin baik antar lembaga ataupun instansi.
Dalam rapat evaluasi dan monitoring BUMDesa yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bilah Barat, Senin (15/6/2020), Abdi mengakui saat ini Badan Usaha Milik Desa masih memiliki beragam problematika.
“Mari sama-sama kita saling bersinergi antara Dinas PMD, Tenaga Ahli P3MD, Camat, Kepala Desa, BPD, Pengurus BUMDesa dalam membenahi dan memajukan desa, karena kuncinya adalah dengan saling berkoordinasi, berkolaborasi dan bergotong royong kita semua pasti bisa menjawab persoalan yang ada di desa,” kata Abdi.
Dalam kesempatannya Abdi menjelaskan pertemuan yang dilaksanakan tersebut guna membahas beberapa agenda penting, diantaranya Dinas PMD Labuhanbatu telah membentuk tim monitoring serta menjadwalkan evaluasi BUMDesa se-Kabupaten Labuhanbatu yang dimulai pada hari ini sampai dua minggu kedepannya secara bertahap.
Abdi berharap upaya yang dilakukan Pemkab Labuhanbatu untuk membenahi manajemen serta koordinasi yang baik di tubuh BUMDesa menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian warga dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di desa.
“Melihat maraknya problematika di desa-desa selama ini, terkhusus terkait Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang menjadi perhatian khusus kita di Dinas PMD untuk serius ingin membenahi, membangun dan memajukan Desa,” kata Abdi.
Dalam rapat evaluasi dan monitoring tersebut Abdi juga mengucapkan terima kasih kepada camat Bilah Barat, M Kartadinata, SE yang telah memberikan fasilitas dalam pertemuan tersebut.
Selanjutnya di tempat yang sama, Koordinator TA P3MD Kabupaten Labuhanbatu, Taufik Umri menyampaikan pertemuan yang dilaksanakan dalam rangka menyegarkan kembali Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Kecamatan Bilah Barat.
“Karena kita berharap bahwa jika BUMDesa dikelola secara profesional akan membawa kebaikan terutama menambah pendapatan di desa,” tutur Taufik.
“Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) kedepan akan dijadikan lembaga yang mampu menambah pendapatan desa, mengurangi pengangguran dan menciptakan iklim usaha yang baik di Desa,” kata Taufik
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Labuhanbatu terkhusus instansi terkait yang menaungi yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Labuhanbatu yang serius dalam menyegarkan BUMDesa di Kabupaten Labuhanbatu.
“Dan kami juga berharap Pemerintah Kabupaten memberikan penyuluhan secara reguler kepada para pengurus BUMDesa,” ungkap Taufik.
Rapat evaluasi dan monitoring tersebut dihadiri DPMD Labuhanbatu, Camat Bilah Barat, TA P3MD beserta tim dan juga Kepala Desa, BPD, Pengurus BUMDesa baru dan lama se-Kecamatan Bilah Barat. (Jan Saiman)








