Berita

Buntut Kecewa Dengan Hasil Konfercab, Puluhan Pengurus dan Kader PDIP Brebes Mundur

1723
×

Buntut Kecewa Dengan Hasil Konfercab, Puluhan Pengurus dan Kader PDIP Brebes Mundur

Sebarkan artikel ini

Brebes, LENSANUSANTARA.CO.ID – Buntut kecewa dengan hasil konfercab sejumlah pengurus dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyatakan mundur dari partai. Keputusan itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap penetapan Ketua DPC PDI-P Brebes periode 2025–2030 yang dianggap tidak mendengarkan aspirasi akar rumput.

Belasan kader dan pengurus anak cabang (PAC) dari Kecamatan Bulakamba dan Bumiayu mendatangi Kantor DPC PDI-P Brebes pada Sabtu (10/1/2026). Mereka menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) dan surat pengunduran diri secara tertulis. Selain PAC, pengunduran diri juga dilakukan oleh kader yang tergabung dalam Komunitas Juang, badan otonom di bawah PDI-P.

Example 300x600

“Kami kecewa dengan DPP dan DPD karena saat Konfercab putusan Ketua DPC tidak berdasarkan nama yang diajukan oleh PAC se-Kabupaten Brebes,” kata Dede Nurerozi, Sekretaris PAC PDI-P Kecamatan Bulakamba.

BACA JUGA :
Jalan Poros Luwungbata Brebes Rusak Parah, Warga dan Petani Mendesak Perbaikan Segera

Cahrudin ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI-P Brebes periode 2025–2030 melalui Konferensi Cabang (Konfercab) DPC yang digelar usai Konferensi Daerah (Konferda) PDI-P Jawa Tengah di Semarang, 27 Desember 2025. Ia menggantikan Indra Kusuma, mantan Bupati Brebes periode 2002–2010, yang telah memimpin DPC selama lebih dari dua dekade.

BACA JUGA :
Tilep Dana Desa dan Gadaikan Mobil Siaga, Kades Non-Aktif di Brebes Ditangkap Polisi

Wakil Ketua PAC PDI-P Kecamatan Bumiayu, M. Irwan, menegaskan nama Cahrudin tidak berasal dari usulan akar rumput. “Kalau dari PAC Bumiayu, kami mengusulkan Pak Indra,” ujarnya.

Kekecewaan serupa juga disampaikan Asrofi, salah satu kader, yang menilai proses pemilihan Ketua DPC tidak demokratis. “Usulan terbanyak dari pengurus ranting dan PAC ternyata tidak mendapat tempat. Sebaliknya, ketua terpilih hanya mendapat dukungan beberapa PAC,” ujarnya.

BACA JUGA :
Banjir Bandang di Bumiayu Brebes Telan Korban Jiwa

Jamaludin, Bendahara PAC Brebes, menambahkan bahwa pengunduran diri ini merupakan bentuk ketegasan pengurus PAC atas proses pemilihan yang dianggap tidak sesuai mekanisme partai.

Hingga berita ini ditayabgkan, Ketua DPC PDI-P Brebes periode 2025–2030 Cahrudin belum memberikan tanggapan. Dikabarkan, Cahrudin beserta pengurus DPC lainnya sedang berada di Ancol, Jakarta, mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI-P. (Gus)