Madiun, LENSANUSANTARA.CO.ID – Upaya penguatan budaya literasi anak di Kabupaten Madiun mendapat dorongan baru dengan diresmikannya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pustaka Gema Ilmu di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Rabu (4/2/2026).
Fasilitas literasi berbasis masyarakat ini digagas Yayasan Allena Humanity Project untuk meningkatkan minat baca sekaligus kualitas pendidikan anak usia sekolah dasar.
Peresmian TBM Pustaka Gema Ilmu dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Madiun, Ir. Soedjiono, M.T., melalui pemotongan pita sebagai penanda dimulainya aktivitas layanan baca dan pembelajaran masyarakat.
Kegiatan pembukaan dirangkai dengan Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar yang diikuti siswa-siswi SD di Desa Kebonagung.
Sejak pagi, peserta mengikuti rangkaian acara mulai dari pendaftaran, pembukaan, hingga pelaksanaan lomba akademik.
Selain kegiatan pendidikan formal, agenda grand opening juga melibatkan warga melalui pelatihan Wedhang Seger.
Program tersebut menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan literasi, pendidikan, dan pengembangan potensi lokal.
Ir. Soedjiono dalam sambutannya menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Madiun sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peran Yayasan Allena Humanity Project luar biasa dalam membantu pemerintah daerah untuk ikut mencerdaskan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia berharap program literasi semacam ini dapat diperluas ke wilayah lain.
“Harapannya kegiatan semacam ini tidak hanya di satu titik, tetapi dapat dikembangkan di tempat lain, terutama untuk mendorong anak-anak agar lebih gemar membaca buku daripada bermain gawai,” tambahnya.
Komisaris Yayasan Allena Humanity Project, Luo Allena, menjelaskan pendirian TBM Pustaka Gema Ilmu dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketergantungan anak-anak terhadap perangkat digital.
“Kami bergerak di bidang sosial, pendidikan, kesejahteraan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan mengembalikan minat baca anak-anak, karena ke depan merekalah yang akan menjadi penentu masa depan,” jelasnya.
Acara peresmian turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun Kus Hendrawan, S.H., M.Si., Camat Mejayan, perangkat Desa Kebonagung, serta guru dan siswa SDN Kebonagung 1, 2, dan 3.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertunjukan Pentjak Jawi, penyerahan hadiah dan piala olimpiade, doa bersama, serta ramah tamah.














