JEMBER, LENSANUSANTARA.CO.ID – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua warga yang dilaporkan hilang di wilayah selatan Kabupaten Jember memasuki hari kedua, Senin (16/2/2026). Hingga pukul 16.30 WIB, tim gabungan belum berhasil menemukan kedua korban.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember sekaligus Kepala Pusdalops, Edy Budi Susilo mengatakan, pencarian dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Pantai Payangan, Desa Sumberejo, dan Pantai Canga’an, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Kabupaten Jember.
“Dua korban yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Faruq Febriansyah (20), warga Dusun Garahan Jati, Desa Garahan, Kecamatan Silo, dan Pak Dullah alias Sariton (76), warga Dusun Tegal Gebang, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari,” ujar Edi pada Selasa (17/2/2026).
Kronologi Kejadian Korban pertama, Faruq Febriansyah, dilaporkan terjatuh saat memancing di Pantai Canga’an pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu korban berada di tebing dengan jarak kurang lebih lima meter dari bibir pantai.
“Sejumlah pemancing yang berada di lokasi melihat korban tenggelam dan berteriak meminta tolong, namun tidak dapat memberikan pertolongan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ambulu,” menurutnya.
Sementara itu, korban kedua, Pak Dullah, diduga terseret arus banjir pada Jumat (13/2/2026) di jembatan perbatasan Desa Bangsalsari dan Curah Lele, Kecamatan Balung. Petugas menemukan sandal milik korban di sekitar lokasi kejadian. Pada Senin (16/2/2026) pukul 10.00 WIB, warga kembali menemukan sarung yang diduga milik korban di aliran Sungai Karang Semanding, Sukorejo, Bangsalsari.
“Upaya Pencarian, Tim gabungan berkoordinasi dengan Koordinator Pos SAR Jember dan membagi personel menjadi dua tim,” ungkapnya.
Tim pertama melakukan pencarian menggunakan perahu di Pantai Payangan, sementara tim kedua melakukan penyisiran darat menggunakan sepeda motor trail di kawasan Pantai Canga’an.
”Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain BPBD Kabupaten Jember, Pos Pencarian dan Pertolongan Jember, Satpolairud Polres Jember, Pos TNI AL Puger, SAR Rimba Laut, Siluman Rescue, Brandal Alas Rescue, Relawan Bensromben, serta Relawan Barat Daya,” paparanya.
Namun, upaya pencarian hari kedua terkendala kondisi ombak yang cukup tinggi di perairan selatan. Pada pukul 16.30 WIB, operasi SAR sementara dihentikan.
Operasi pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (17/2/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Area pencarian direncanakan akan diperluas hingga wilayah Nanggelan.
“Tim juga merekomendasikan penggunaan motor trail untuk memaksimalkan penyisiran darat, mengingat perkiraan jenazah mengarah ke area tersebut,” paparanya.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih dalam pencarian dan tim gabungan terus bersiaga untuk melanjutkan operasi SAR esok hari.














