JEMBER, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial kepada dua warga lanjut usia di Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Kamis (19/2/2026). Bantuan berupa paket sembako dan kasur layak pakai itu diberikan kepada Sukarni (76) dan Asiati (80) dengan cara diantar langsung ke rumah masing-masing penerima.
Penyaluran dilakukan oleh petugas Dinsos bersama perangkat desa setempat sebagai upaya memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus melihat langsung kondisi penerima di lapangan.
Kepala Dinas Sosial Jember, Akhmad Helmi Luqman menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok rentan, khususnya lansia yang membutuhkan perhatian dari sisi kesejahteraan sosial.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah kepada warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dari sisi kesejahteraan sosial,” ujarnya.
Ia menjelaskan, paket yang diberikan berisi kebutuhan pokok sehari-hari serta kasur yang diharapkan dapat menunjang kenyamanan para penerima di usia lanjut. Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para lansia penerima,” tambahnya.
Menurut Helmi, program bantuan sosial bagi lansia menjadi bagian dari komitmen Pemkab Jember dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan warga kurang mampu.
Sementara itu, perangkat Desa Biting, Hendra Eko mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap warganya. Ia menilai bantuan tersebut sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima maupun masyarakat sekitar.
“Kami pemerintah Desa Biting mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Jember Gus Fawait yang telah memberikan bantuan kepada warga kami berupa kasur dan paket sembako. Semoga bantuan melalui Dinas Sosial ini bermanfaat bagi Ibu Sukarni dan Asiati hingga masyarakat Desa Biting pada umumnya,” pungkasnya.














