.
Kerinci/sungai penuh LENSA NUSANTARA – Pada setiap turunnya hujan masyarakat di resahkan dengan melimpahnya air Drainase, di sepanjang jalan Muradi Simpang Belui, membuat rusaknya badan jalan, merespon dari keluhan masyarakat kades desa Simpang Belui kecamatan depati VII.
ANIL AMPALI melakukan pembersihan drainase, yang selama ini menjadi penyebab aliran air tidak lancar,
Akibatnya Drainase melimpah Masuk kedalam badan jalan dan permukiman masyarakat.
Di lensa nusantara kades menyampaikan ” setiap enam bulan sekali pemdes belui melakukan perawatan drainase untuk mencegah peluapan air ketika hujan bahkan sampai kearah belui tinggi. Sebelumnya kades sudah menyampaikan keluhan masyarakat kepada PUPR untuk melakukan perawatan drainase tersebut, namun dinas PUPR mengembalikan ke desa, sehingga pemerintah desa menganggarkan pembersihan drainase ini ke dalam APBDes setiap enam bulan sekali, tergantung apakah hal ini salah yang dilakukan kades namun kades sudah melakukan upaya demi keselamatan dan kenyamanan orang banyak.
Tokoh masyarakat hartono rio menjelaskan” Drainase yang ada perlu ada perawatan dari Dinas PUPR, seandainya PUPR tidak bisa melakukan pembersihan rutin, silakan di serahkan kepada setiap desa untuk menjalankan perawatan rutin agar Drainase tetap terpelihara, agar tidak terjadi penyumbatan di sepanjang Drainase, kita tau setiap drainase yang ada sudah di anggarkan untuk pemeliharaan jelasnya di lensa. (khy/jm)








