Uncategorized

Heboh, Warga Desa Tegal Arum Lakukan Protes Terhadap Dinas Pengairan dengan Melakukan Demo di Aula Desa Sempu

44
×

Heboh, Warga Desa Tegal Arum Lakukan Protes Terhadap Dinas Pengairan dengan Melakukan Demo di Aula Desa Sempu

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi.Lensanusantara.net. – Pelaksanaan normalisasi sungai Kalisetail yang tengah berlangsung menuai polemik, puluhan warga desa tegalarum yang tinggal di area normalisasi sungai mendatangi Kantor Desa Sempu untuk mempertanyakan program Normalisasi Sungai yang mereka anggap berdampak buruk Terhadap ketenangan masyarakat. Selasa/09/Juni/2019.

Ahmad Turmudzi Selaku perwakilan dari masyarakat kades Tagalarum menyampai protes secara terang-terangan terhadap Kabid OPS Pengairan yang pada saat itu menemui puluhan warga di Aula Desa Sempu selaku Perwakilan Dari Kepala Dinas Pengairan,

Example 300x600

” Ini bentuk pelaksanaan normalisasi seperti apa, sedangakan yang namanya pekerjaan normalisasi yang bener menurut saya, ketika jalannya arus air di sungai tidak lancar atau ada hal lain yang menghambat lancarnya arus air itu baru di lakukan normolisasi, Nah!! Ini malah melakukan suatu pengurukan untuk peluasan sungai, yang mana tidak memikirkan bahanya terhadap permukiman di pinggir sungai, jadi tolonglah di jawab apa yg jadi pertanyaan masyarakat?” Paparnya.

Masih dengan Turmudzi yang memberikan pertanyaan terhadap Kabid pengairan. ” Apakah proyek ini resmi atau tidak, jika resmi kenapa tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu terhadap Desa dan Masyarakat, sedangkan sudah jelas pihak masyarakat yang ada di pinggiran sungai ini adalah korban bencana pertama jika terjadi banjir.tuturnya

Sedangkan Kabid Ops Pengairan, Dedi Kurniawan menyampaikan saat dalam pertemuan, ” Kami muhon maaf dengan semua pekerjaan normalisasi yang terlaksana, semua ini karena kesalahan kami, tapi kami akan melakukan pembenahan” ungkap Kabid Yang langsung di potong penyampaiannya oleh warga dan kepala desa.
” Kami ingin tau jelas pembenahannya seperti apa, karena sangat tidak mungkin jika tanah di pinggiran dan batu yang sudah di uruk itu di kembalikan dan kekuatannya seperti semula” Tegasnya masyarakat dalam kekompakan.

Dalam Demo tersebut Pihak Dinas langsung mengajak masyarakat Desa Tegal Arum besama-sama tinjau lokasi
Agar kami dapat jalan keluarnya untuk mengevaluasi dan segera kami rehabilitasi(kembali awal) kondisi sungai seperti apa yang jadi tuntutan warga”,Ungkapnya.

“Masa sungai dikeruk keruk sampai lebar, padahal sudah dekat sekali dengan pemukiman kalo hujan rumah rumah warga bisa hanyut apalagi bisa menggerus tiang jembatan,apa gak roboh itu mas”,ungkap seorang warga Tegalarum Pada saat pertemuan.

Warga berharap sungainya segera terbenahi agar tidak lagi khawatir dengan keselamatan mereka apalagi menjelang pergantian musim ke penghujan.(Dhofir)

Tinggalkan Balasan