Riau, lensanusantara.net – Tim dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KB-PPA) Kabupaten Kuatan Singingi, Riau bergerak cepat, menarik tiga unit kendaraan roda dua dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah pensiun dan akan dipinjam pakai pada pegawai lainnya.
” Kita tarik kendaraan operasional itu agar bisa dimanfaatkan untuk ASN lainnya,” kata Kepala Dinas P2KB-PPA, Muradi di Teluk Kuantan, Jumat (12/6).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing beberapa bulan lalu sudah menghimbau dan membuat keputusan khusus dalam pengelolaan aset daerah, intinya semua kendaraan roda empat dan dua tarik sementara, akan di periksa kelengkapannya, dan seluruh ASN pensiunan mengembalikan kendaraan yang di pakai.
Tujuannya adalah untuk penertiban dan disesuaikan peruntukannya, Dinas P2KB- PPA membantu dengan mendata semua aset yang ada di instansi tersebut dan melakukan gerak cepat mengumpulkan aset sebelum hilang dan rusak dari pemakai.
” Ternyata ada beberapa kendaran yang pajaknya sudah mati, hal ini sangat di sayangkan, salah satu bentuk kelalaian ASN yang menggunakan selama ini,” sebutnya.
Kendaraan mati pajak seharusnya menjadi tanggungjawab pemakai, sebelum di terik, karena anggaran untuk itu tahun 2020 tidak ada.
Namun demikian, tetap akan dicarikan solusinya dan akan menjadi tanggungjawab instansi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelum di pinjam pakai oleh ASN lainnya.
” Kedepan diminta tidak terjadi lagi kelalaian seperti ini,” tegasnya.
Menurut Muradi, semua aset terdata dengan baik, pinjam pakai kendaraan ada suratnya, namun sangat disayangkan masih belum ada kesadaran, kurang bertanggungjawab sehingga harus dijemput paksa.
” Tahun depan masih ada ASN yang pensiun lagi di instansi ini, tentu kendaraan juga akan di tarik,” tegasnya. (Asri)
.








