Daerah

Pasutri H. Opik Hilman dan Hj. Merry Rohana Pengusaha Baju Piyama Anak yang Sukses

62
×

Pasutri H. Opik Hilman dan Hj. Merry Rohana Pengusaha Baju Piyama Anak yang Sukses

Sebarkan artikel ini

LENSANUSANTARA l BANDUNG – Haji Opik Hilman atau yang kerap disapa Kang Haji adalah seorang pengusaha konveksi baju-baju Piyama Anak dari Rancakemit Rt 01 Rw 12 Desa Solokan Kecamatan Solokan Jeruk Kabupten Bandung yang diberi nama Merry Konveksi yang di ambil dari nama istrinya.

Example 300x600

Awalnya, Haji menekuni usaha bidang sale pisang dan lanjut bekerja jadi karyawan pabrik sambil berternak jangkrik. Namun Haji merasa usaha-usaha tersebut tidak cocok dengannya karena memakan banyak tenaga dan waktu. Haji akhirnya berputar haluan memproduksi dan menjual baju-baju Piyama anak.

Haji mulai menjual dan menawarkan baju-baju piyama anak di internet atau online di bantu oleh sang istr istri Hj Mery Rohana yang selalu setia membantu pemasaran dan berjualan di tempat-tempat arisan.

Kemudian usaha itu terus berkembang hingga memiliki konveksi sendiri. Supaya bisa menyediakan stok baju,

Sementara pembeli akan di layani dengan baik dan ramah sesuai pesanan di berbagai Provinsi se-indonesia.

Haji sungguh terinspirasi dari pelajaran sebelumnya dari mulai usaha sale pisang,ternak jangkrik dan berakhir dengan kebangkrutan,
Dari kebangkrutan itu, Haji belajar banyak hal. Akhirnya dia memutuskan untuk meninggalkan usaha konvensionalnya dan beralih ke Konveksi Baju piyama anak dengan sistem online. Dia memberlakukan sistem pre-order sehingga tidak ada stock yang terbuang.

Haji seorang pekerja keras. Biasanya dia mampu bekerja dari jam 7 pagi hingga jam 10 malam, walaupun sekarang sudah memiliki 250 karyawan di rumahnya.

Namun, saat itu Haji belum memiliki brand sendiri. Dia hanya maklun, brand-brand terkenal yang nantinya dikirim ke tiap kota dan provinsi. Omzet kotornya pun hanya Rp 60 juta per bulan.

“Produk yang saya buat nanti di re-branding di home industry saya. Kemudian di kirim ke tiap-tiap kota,Kabupaten dan seluruh Provinsi,” kata Haji kepada Lensa Nusantara.com, Jumat (28/08/2020).

Pada tahun 2015, Haji kemudian membelokan usahnya ke bidang Konveksi dari modal awal hanya 4 juta dan belum memiliki karyawan.

Usaha ini membawa perubahan bagi bisnis yang digelutinya. Berkat kemandirian dan belajar secara otodidak yang lebih mudah di mengerti pemasaran dan perekrutan tenaga kerjanya haji pun membuka brand sendiri yang di Beri nama Merry Konveksi yang di ambil dari nama istrinya agar brand nya bisa di kenal kemana-mana dan keuntungannya semakin bertambah.

“Dari situ perubahannya banyak banget. Tenaga kerja saya lebih banyak yang bekerja sekitar 250 lebih dan omzet penjualan pun lebih meningkat,tiap bulanya mencapai sekitar 800 Juta rupiah” Ujar Haji Opik. (Nanang Supriatna)

Tinggalkan Balasan