Tanggamus, lensanusantara – Sebanyak 42 kepala keluarga ((KK) diPekon Garut, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus bisa sedikit tersenyum. Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang sudah dinanti-nantikan akhirnya bisa mereka terima hari ini (Saptu 29/88).
Pembagian BST tersebut dilaksanakan dibalai Rakyat Pekon Sukajaya kecamatan Semaka kabupaten Tanggamus.
Pj kepala Pekon Garut,Mat Suhaidi, saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8) mengatakan, penyaluran BST-Kemensos bagi masyarakat di diPekonnya ini guna membantu mereka yang terdampak pandemi Covid-19.
Menurutnya, masyarakat penerima bantuan ini ditetapkan langsung oleh Kemensos, sementara pihak Pemerintah Pekon hanya menindakanjuti data yang diterima agar dapat disalurkan kepada penerima manfaat.
Mat Suhaidi menjelaskan, para penerima BST tersebut adalah masyarakat yang tidak mendapatkan program bantuan lain dari pemerintah, seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT), BLT Dana Desa, maupun bantuan lainnya serta mereka yang berstatus sebagai PNS, pensiunan PNS serta Tenaga Kontrak Daerah.
“Setiap KK mendapatkan dana sebesar Rp 600 ribu untuk dua Bulan sekaligus selama tiga bulan. Proses hari ini (29/8) berjalan lancar. Semoga apa yang didapat oleh masyarakat dari sumber Kemensos dapat bermanfaat selama pandemi Covid-19,” ungkpnya
Mat Suhaidi menambahkan, bahwa Dipekon Garut yang ia pimpin ini terdiri dari 2 Dusun dan 4 RT, dari Jumlah keseluruhan penduduk kurang lebih sebanyak 791 jiwa, dari total sekitar 231KK.
Sekretaris Desa (Sekdes)Pekon Garut Deki Andata menambahkan, dari total jumlah KK di Pekon itu, yang menerima BST sebanyak 42 KK,namun ada dua keluarga lagi yang belum mengambil,dikarnakan yang bersangkutan tidak berada ditempat.
Dijelaskan, masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan dari sumber lain seperti BLT atau PKH, tidak bisa lagi mendapatkan BST.
Tujuan dari pemerintah ini baik sehingga semua masyarakat yang terdampak Covid-19 bisa secara merata menikmati bantuan-bantuan dari pemerintah.
Dirinya berharap agar masyarakat yang mendapat bantuan BST, BLT maupun bantuan lainnya dari Kementerian Sosial agar menggunakan uang tersebut dengan baik, gunakan untuk membeli kebutuhan sembako demi memenuhi kebutuhan keluarga. “Jangan membeli barang-barang yang bukan prioritas,”ungkap Diki
Dikatkan Agus Tina salah satu warga Pekon Garut seusai menerima bantuan tersebut, mereka merasa sangat terbantu sekali ,dimana semenjak adanya penyebaran virus Covid-19 ini untuk mencukupi kebutuhan sangat sulit.
Namun dengan adanya perhatian dari kementrian Sosial ini ,kami warga agak bernapas lega sedikit,selain itu kiranya Pemerintah terus memparhatikan bagi warga yang miskin agar dapat menyalurkan bantuannya “Ujarnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah kususnya pemerintah Pekon atas kepeduliannya kepada kami untuk bisa dapat BST tersebut, memang tidak seberapa, tapi tidak ternilai harganya karena ketulusan mereka “Ujarnya.
(Sujnak)








