Bantaeng, https://LensaNusantara.co.id – Gerakan Komunitas Pejuang Subuh digagas oleh anak-anak muda yang merasa prihatin melihat masjid yang selalu sepi saat shalat Subuh tiba.Terlebih saat melihat lebih banyak pria separuh baya dan lanjut usia yang melakukan shalat Subuh di masjid.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komunitas Pejuang Subuh Kab. Bantaeng,Muh. Yusuf,S.Pd,M.Si,saat di temui Jurnalis Lensa Nusantara usai melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Jihad,sabtu (17/10/2020).
Adapun Misi para Pejuang Subuh yaitu menjadikan shalat subuh seramai shalat jumat alasannya shalat subuh merupakan shalat fardhu yang paling sulit untuk dilaksanakan. Untuk itulah kami hadir disini untuk memotivasi kaum milenial khusunya anak-anak muda.Ujar Muh. Yusuf.
Menurutnya, kendala yang dihadapi sebagian masyarakat kita yakni kendala bangun di waktu subuh, olehnya itu Komunitas ini membantu masyarakat yang ingin dibangunkan ketika waktu shalat subuh.Tambahnya.
Sementara Itu Ketua Pengurus Masjid Nurul Jihad,Muh. Rivai Nur ,berharap dengan adanya komunitas ini semoga kedepannya semakin tinggi motivasi masyarakat Kab. Bantaeng khususnya anak-anak muda untuk melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid.
“Saya berharap agar kita semua memberi dukungan dan suport untuk komunitas pejuang subuh ini, agar semakin maju” tutupnya
Komunitas Pejuang Subuh dibentuk dengan harapan agar jamaah sholat subuh dapat seramai waktu sholat Jum’at. Saat ini pejuang subuh sudah tersebar di lebih 20 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Diantaranya Jakarta,Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung,Palu, Makassar, Palembang dan Bantaeng.(Fahmi)








