Lensa Nusantara
Featured Madura

Pemkab pamekasan Tahun 2021 Garap Program Baru, Berikan Tambahan Makanan dan Kesehatan Bagi Lansia

Foto: Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam S.Psi di dampingi Kepala Dinas Sosial M. Tarsun (Rofiuddin/LN)

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menganggarkan 4 milliar untuk jatah makan dua kali sehari bagi para lansia yang sebatang kara.

Pemberian jatah makan dan kesehatan kepada lansia tersebut merupakan program baru yang sedang dikaji, sebagai manifestasi kearifan lokal Pamekasan Bhuppa’, Bhabbu’, Ghuru dan Rato.

Bupati Pamekasan H. Baddrut Taman S.Psi menyampaikan bahwa, saat ini pihaknya sedang merancang program utama layanan perlindungan, pemberian tambahan makanan dan kesehatan bagi lansia yang akan di garap pada tahun 2021.

“Barusan kita diskusi tentang kriteria, alur, manajemen dan tagline utama dari program ini, ada piring kasih, simpati lansia dan beberapa pilihan alternatif nama lain yang kita diskusikan”, katanya.

Kemungkinan nantinya akan membuat relawan pendamping setelah kriteria, alur dan manajemen.

“Orientasianya adalah, kita mau memberikan bantuan untuk orang tidak mampu yang masuk kategori lansia, tambahan makanan termasuk obat-obatan. Semangatnya adalah untuk memberikan jaminan dan kepastian bahwa lansia mendapatkan asupan makanan bergizi dan pengobatan yang juga pantas, sehingga kesehatan dan harapan hidupnya semakin bagus”, jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial M. Tarsun menyampaikan bahwa, jatah makan bagi para lansia merupakan program mulia Bupati Pamekasan, artinya lansia itu hidupnya bergantung kepada tetangga.

“Jadi ini sebagai kasih sayang kita kepada orang tua, meskipun bukan orang tua langsung namun ini sebagai bentuk manifestasi dari kearifan lokal Madura, dan kodrat sebagai manusia harus hormat dan patuh kepada orang tua”, ungkapnya.

Selanjutnya, Tarsun memperkirakan ada sekitar 400 KPM (kartu penerima manfaat) sedang di verifikasi yang benar-benar sesuai dengan maksud sebatang kara yang menjadi sasaran program tersebut.

“Dalam satu tahun, meliputi 13 Kecamatan ini sedang di verifikasi sasarannya. Insyaallah jika segera rampung bulan Februari akan di mulai”, tandasnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan menu makan yang baik. Karena lansia rata-rata mengidap penyakit, jadi nanti selain dikasi jatah makan juga disesuaikan dengan perkembangan jika mengalami penyakit.

“Jadi nanti Dinas Kesehatan juga akan memeriksa dan menentukan menu makanan yang cocok bagi KPM lansia di masing-masig wilayah Pamekasan”, ujarnya.

“Dan sewaktu-waktu akan diperiksa kesehatannya, bukan hanya semata-mata dikasi jatah makan saja, tapi kesehatannya juga penting maka dari itu kami bersinergi dengan Dinas Kesehatan”, imbuhnya.

Pihaknya akan membentuk beberapa relawan yang sudah di instruksikan oleh Bupati Pamekasan agar sukses program ini tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu dan tepat menunya.

Masih kata Tarsun, Ia mengatakan untuk jatah makan tersebut pihaknya menganggarkan sekitar 4 milyar dan setiap porsi makanan seharga 15 ribu diperkirakan dengan pengantarannya.

“Setiap paket makanan 15 ribu, kalau pengantarannya 3 ribu mungkin jatah makannya 12 ribu, ini sudah kita kalkulasikan harga makanan layak gizi di Kabupaten Pamekasan”, tukasnya.

Ia berharap semua stakeholder untuk bahu membahu mendukung dan mensukseskan program ini, menurutnya ini merupakan wujud kepedulian Bupati Pamekasan terhadap para lansia yang sebatang kara. (Rofiuddin/Adv)

Related posts

Polri Sebut Gakkumdu Temukan 3.800 Pelanggaran Pilkada, 112 Diantaranya Naik Penyidikan

Lensa Nusantara

Roadshow Agung Santoso Seri VI, Pembentukan dan Konsolidasi MOI

Lensa Nusantara

Langgar Inpres No 6 2020 Forkopimda Situbondo Siapkan Mobil Pemburu untuk Ditindak Tegas

ADM