Peristiwa

19 KK Warga Desa Tegalharjo Terisolir Akibat Putusnya Jembatan Penghubung

49
×

19 KK Warga Desa Tegalharjo Terisolir Akibat Putusnya Jembatan Penghubung

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dugaan akibat hujan terus menerus yang mengguyur wilayah Kecamatan Glenmore, jembatan di Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, ambrol pada Kamis (18/11) sekitar pukul 21.00 WIB.

Example 300x600

Ambrolnya jembatan ini diduga pondasinya tergerus oleh air yang cukup deras,sehingga kontruksi jembatan tidak kuat menahan derasnya air sehingga mengakibatkan ambrolnya jembatan.

Dengan ambrolnya jembatan ini, akses jalan dari Desa Karang harjo menuju Afdeling Carangan Kebun Glenfaloch Dusun Gunung Krikil, Desa Tegalharjo lumpuh total, sama sekali tidak dapat di lewati, sehingga harus memutar, karena akses jalan ini memang sangat dbutuhkan terutama untuk runtinitas warga bahkan pendidikan. Sabtu ( 20/11/2021)

Kepala sekolah SD N 7 Tegalharjo, Slamet Suryadi mengatakan” Meski adanya musibah tersebut untuk proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri 7 tetap berjalan, akan tetapi belum bisa masuk ke sekolahan dan terpaksa menggunakan tempat ibadah untuk solusi saat ini. Sementara yang rumahnya dekat sekolahan tetap masuk.” Papar Slamet

Hal senada di katakan Nur Alif Yang sehari hari bekerja di perkebunan merasa susah akibat adanya musibah jembatan yang sama tidak dapat dia akses.

” Ya agak susah” mas, soale mau beli bahan bahan pokok masih muter muter dengan kondisi jalan yang susah dan berangkat kerja pun itu muter jauh lewat Afdeling kejolondoro….apalagi jalannya licin masss. Semoga pihak pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut,” Kata Arif

Sementara PLT Camat Glenmore Ir Muji Purwanto saat di konfirmasi prihal musibah terputusnya jembatan tersebut melalui pesan singkat Whatshap mengatakan, Tentu Kami prihatin dengan adanya jembatan putus itu, apalagi jembatan tersebut merupakan akses satu- satunya sarana melakukan aktifitas dan pelayanan masyarakat,” terang Muji

” Sedangkan untuk sekolahan proses belajarnya tetap berjalan, di karnakan muridnya paling banyak dari Desa Karangharjo, dari jumlah siswa-siswi yang sekolah sebanyak 46, hanya 3 murid yang di sebelah barat jembatan, artinya ada di wilayah SD Negeri 7 Tegal harjo dan penduduknya berjumlah 19 Kepala Keluarga,” jelas Camat

Muji Purwanto Menambahkan” alhamdulillah hari jumat (19/11) pagi kemarin, kami sudah kirim 19 sak beras, hanyaa saja pada saat pengiriman sesampainya di TKP mobil operasional kecamatan tidak bisa masuk, lantas dititipkan ke Bu kadus Supaya diambil oleh pak RT. Untuk laporan sudah , termasuk lewat DPRD melalui Pak Rully, tadi sudah ada komunikasi segera untuk pembangunan kembali termasuk perhatian wargab yang kini terisolir segera mendapatkan bantuan Mas.” Pungkasnya (Her)

Tinggalkan Balasan