free stats

Petani Panton Rayeuk Panen Perdana Padi Organik Binaan Mecdo E&P Malaka

Aceh Timur, LENSANUSANTARA.CO.ID –

PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) terus mendukung pengembangan potensi lokal di bidang ekonomi, diantaranya mendukung Kelompok Tani Sepakat,Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam,Kelompok tani binaan Perusahaan ini mengadakan panen perdana padi organik Rabu (23/3).

Muspika Banda Alam, Field Relation Manager Medco E&P, aparat Desa Panton Rayeuk T serta anggota Kelompok Tani hadir pada kegiatan panen perdana tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan Covid19 yang ketat,

BACA JUGA :  Kabar Gembira!!.. All New Honda PCX 160 Resmi Mengaspal di Samarinda, Astra Motor Kaltim 2 Launching Secara Virtual

Camat Banda Alam,Muliadi memberikan apresiasi dan mendukung upaya Perusahaan yang telah memberikan pendampingan pada petani. “Saya melihat kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan ekonomi masyarakat,Semoga kegiatan ini dapat dilanjutkan dan makin banyak petani yang terlibat,Kegiatan ini juga sesuai dengan program pemerintah daerah,” ujar Muliadi.

Idris anggota Kelompok Tani Sepakat sangat bersyukur mendapatkan pendampingan padi organik dari PT.Medco E&P,Menurutnya program padi organik sangat bermanfaat untuk petani desa,selain meningkatkan hasil panen yang signifikan juga dapat menghemat biaya.

BACA JUGA :  AKLI Pertanyakan Kinerja PLN UP3 Lahat, SLO Keluar Tanpa Instalasi

Pendampingan yang dimulai sejak akhir 2021 pada lahan seluas 2 hektar di Desa Panton Rayeuk T, telah menerapkan budidaya pertanian komunitas padi dengan mengunakan pola tanam organik yang bebas zat kimia dan Panen perdana dimulai pada lahan milik Mahmud seluas 4.000 m2 (10 rante-red).

BACA JUGA :  Hot..!! 600 Modifikator Honda Akan unjuk Gigi Dalam HMC 2021

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi menyatakan kegiatan ini merupakan salah satu program pemberdayaan yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. “Pola tanam organik ini dapat menguntungkan secara ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan karena memanfaatkan pupuk organik dengan bahan baku yang ada di desa, ” ujarnya,

(Wls)