free stats

Warga dan Pengguna Jalan Mengeluh Rusaknya Jalan, Diduga Akibat Truk Bermuatan Melebihi Tonase Bebas Melintas

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Warga Dusun Taman Kec. Grujugan Kab. Bondowoso mengeluh dengan lalu lalangnya truk bermuatan berat yang diduga melebihi tonase dan beroperasi di tengah malam bahkan dini hari.

Warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan kekesalannya kepada awak media saat dikonfirmasi dikediamannya.

“Saya selaku warga Dusun Taman merasa kecewa dengan kegiatan kendaraan berat ini. ada truk gandeng dan container yang bermuatan lebih, menuju bongkaran di UD. Samudra.” Ungkapnya.

“Apalagi truk container atau truk gandeng melintas ditengah malam, sangat mengganggu tentunya, dimana warga sedang istirahat.” Tambah warga sekitar.

Selain itu, Jasuli pengendara jalan merasa keberatan dengan truk bermuatan berat dengan bebas melintas jalan tersebut. Karena hal itu diduga penyebab utama rusaknya jalan penghubung Kec. Grujugan – Tamanan.

“Percuma Pemerintah menganggarkan perbaikan infrastruktur di jalan ini, kalau pihak terkait tidak ada pengawasan terkait aktifitas truk bermuatan berat yang lalu lalang.” Jelasnya.

“Dulu, pintu masuk jalan Dusun Taman itu ada portal, sekarang kemana? Kok lenyap tak membekas. Dibuka oleh Pemerintah apa siapa?. Dengan adanya portal tersebut kan sudah jelas, kalau truk bermuatan berat dilarang melintas daerah ini.” Tambahnya. Rabu, 13/4/2022.

Hal ini tentu sudah melanggar Undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) nomor 22 tahun 2009 yang mengatur angkutan barang.

Lebih jelasnya, pada Pasal 277 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, kendaraan over dimensi dan over load dapat disanksi satu tahun penjara dan denda Rp. 24 juta.

Hingga berita ini tayang pihak UD. Samudra dan pihak terkait belum bisa dikonfirmasi, Bersambung. (Ark)