Sempat Buron, Pelaku Pembacokan di Pacar Keling Surabaya Ditangkap Polisi

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Surabaya, LENSANUSANTARA.CO.ID – Unit Reskrim Polsek Tambaksari, Polrestabes Surabaya kembali menangkap satu orang pelaku pembacokan dengan disertai pengeroyokan yang terjadi di Pasar Pacar Keling Surabaya. pada, Kamis 15 Juni 2022, sekira pukul 23.30 Wib,

Pelaku kedua yang ditangkapnya ini diketahui berinisial RC, (23) th. asal Jalan Jolotundo Baru 3, Surabaya. Dia ditangkap setelah temanya IW terlebih dulu diamankan polisi dirumahnya.

Kapolsek Tambaksari Kompol Muhammad Akhiyar mengatakan penagkapan RC ini merupakan hasil kerja keras anggota Reskrim yang di Pimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Agus suprayogi yang mana pada saat itu sering melakukan pemantauan di rumah tersangka.

BACA JUGA :  Polres MBD Cofee Morrning bersama Wartawan dan Pemuka Agama

“Begitu mendapatkan informasi tentang kepulangan RC. Petugas yang berpakaian preman langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil ditangkapnya.” Terang Akhiyar. Jum’at (24/06/2022).

BACA JUGA :  Kejutan Mengharukan Saat Pelepasan Purna Tugas AKBP Gede Ngurah Simatupang

Setelah ditangkap, masih kata Akhyar, tersangka berikut barang buktinya 1 buah pedang yang di gunakan oleh RC ini untuk mengancam korbannya dibawa petugas ke Polsek Tambaksari guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka juga mengakui atas kesalahannya bahwa dirinya telah terlibat dalam aksi tawuran tersebut dengan menggunakan senjata tajam yang sebelumnya bawa dari rumahnya.”papanya.

BACA JUGA :  Wakili Kapolri Rapat Bersama Gugus Tugas, Kabaharkam Polri Sampaikan Perkembangan Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid-19

Masih kata Kapolsek, Dia mejelaskan tersangka selanjutnya dibawa dan dijebloskan kedalam penjara milik Polsek Tambaksari guan dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatanya, tersangka akan dijerat dengan dua pasal, yaitu Pasal 2 ayat (1) undang-undang Daturat No. 12 tahun 1951 tentang kepemilikan sajam dan Pasal 335 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.”ujarnya.

Reporter; Pan

  • Bagikan