Kuliner

Jenis Durian Asli Sumberjambe Jember Bikin Ketagihan

234
×

Jenis Durian Asli Sumberjambe Jember Bikin Ketagihan

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Jember
Durian Asli Sumberjambe, Kamis (26/1/2023). (Foto: Badri/ LensaNusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bagi pecinta kuliner buah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, siapa yang tidak kenal dengan Durian Sumberjambe. Buah yang satu ini, selalu menjadi incaran dan diburu oleh banyak orang. Tidak heran, selama musim panen antara bulan Januari sampai Maret, buah ini mulai melimpah.

Nama Sumberjambe. Karena di wilayah ini durian ini melimpah, sehingga untuk memudahkan disebut Durian Sumberjambe. Raja buah ini, tersebar beberapa desa. Diantaranya, Desa Pringgondani, Desa Jambearum, Desa Plerean dan Desa Rowosari adalah sentra.

Example 300x600

Bahkan menurut sumber, di Desa Jambearum ada pohon durian yang diperkirakan usianya lebih dari seribu tahun, Kamis (26/1/2023).

BACA JUGA :
Renovasi Kantor, Disdukcapil Jember Alihkan Pelayanan Sementara ke Gedung Serbaguna Kaliwates

Satu pohon, bisa berbuah 30.000. Bisa dibayangkan, seperti apa banyaknya. Rosi salah seorang pecinta buah durian di wilayah Sumberjambe.

“Rasanya….hm, bikin ngiler saja. Karena tekstur dagingnya memang kebanyakan tebal dan bikin ketagihan. Jika sudah musim, di wilayah ini durian bisa sangat murah. Mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 30 ribu, tergantung ukuran dan kualitasnya,” ungkap Rosi.

BACA JUGA :
Balap Sepeda Indonesia Downhill Master Series 2026 Digelar di Rembangan Bike Park Jember

Aneka rasa, tiap jenis durian juga berbeda. Ada yang rasa mentega, tape, ketan, manis pahit dan aneka rasa lain yang memiliki ciri khas sendiri.

“Tergantung kondisi geografis tanahnya juga. Karena Sumberjambe daerah pegunungan, kualitas duriannya, memang tidak diragukan lagi,” ungkap Suhardi, salah seorang petani durian.

BACA JUGA :
RSD Balung Jember Gelar Workshop Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

Biasanya, kalau sudah musim, di sepanjang jalan Sumberjambe banyak warung kecil menjual buah ini.

“Biasanya, digantung menggunakan tali. Silahkan menawar, harganya variatife dan banyak yang menawarkan garansi. Rasa hambar, bisa ditukar,” ujar Bu Karin salah seorang penjual durian asal Dusun Semek, Sumberjambe. ( Dri)