Berita

Sikapi Isu Dugaan Percobaan Penculikan Anak, Ini Saran Psikolog Klinis Pamekasan

107
×

Sikapi Isu Dugaan Percobaan Penculikan Anak, Ini Saran Psikolog Klinis Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Psikolog Klinis Pamekasan
Foto : Meiri Dias Tuti, pemilik salah satu praktek Klinis terkemuka di Pamekasan.

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.IDisu dugaan penculikan anak membuat para orang tua resah dan cemas. Seperti halnya di Kabupaten Pamekasan beberapa waktu yang lalu beredar informasi seorang anak Sekolah Dasar diduga akan menjadi korban percobaan penculikan.

Kondisi ini tentu menimbulkan kepanikan dan kecemasan pada para orang tua, jika cemas ini berlebihan maka akan memilki dampak dalam kehidupan sehari-harinya.

Example 300x600

Menurut Psikolog Klinis Pamekasan, Meiri Dias Tuti menyarankan, dengan maraknya isu tersebut para orang tua sebaiknya jangan terlalu cemas yang berlebihan dan jangan juga terlalu enteng.

BACA JUGA :
Kodim 0826 Pamekasan Gelar Upacara Pembukaan Pra-TMMD ke-119 TA 2024

Karena kata Meiri dengan adanya isu tersebut, para orang tua menjadi lebih peduli terhadap anaknya.

“Yang benar dan baik itu tetap waspada bukan cemas berlebihan dan mengentengkan,” ujar pemilik salah satu praktek Klinis terkemuka di Pamekasan ini.

BACA JUGA :
Pertahankan 9 Kali Berturut-turut, Pemkab Pamekasan Kembali Raih WTP dari BPK RI

“Justru dengan adanya info atau rumor penculikan anak, orang tua menjadi lebih tepat waktu jemput anak saat pulang sekolah, lebih memperhatikan anak, tidak terlalu membebaskan anak karena memang kondisi saat ini kurang atau tidak aman dibandingkan masa lalu,” imbuhnya, Jumat (3/2/23).

BACA JUGA :
Deteksi Dini Narkoba, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Tes Urine Kepada WBP

Meskipun demikian kata Meiri, orang tua tidak harus mengurung anaknya dengan tidak memperbolehkan bermain. Namun anak tetap selalu diawasi dan masih tetap dalam pantauan.

“Anak-anak tetap diperbolehkan bermain dengan tetap diawasi, diketahui area bermainnya, dengan siapa saja bermain dan permainan apa saja yang dilakukan,” pungkasnya. (Rofiuddin)