Pemkab Bondowoso Keluarkan SE Imbau ASN dan Karyawan BUMN Beserta Keluarganya Tak Gunakan Elpiji 3 KG Subsidi

Gas Elpiji Bondowoso
Gambar Ilustrasi Gas Elpiji 3 KG

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso resmi mengeluarkan surat edaran (SE), mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta keluarganya, untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 KG bersubsidi.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) Bupati Bondowoso, nomor :539/928/430.6.2/2023. Tertanggal 7 Agustus 2023, yang ditanda tangani Sekda Bondowoso, Bambang Soekwanto. SE itu ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kades/Lurah dan BUMN di lingkup Kabupaten Bondowoso.

“SE tersebut sebagai bentuk tindak lanjuti dari Gubernur Jatim dalam rangka pemenuhan ketersediaan, stabilisasi harga, dan distribusi LPG 3 kg” kata Sekda Bambang, Jumat (11/8/2023).

BACA JUGA :
Polres Bondowoso Adakan Jumat Curhat Serta Gebyar Vaksinasi di Kecamatan Curahdami

Tak hanya mengimbau agar tidak menggunakan elpiji subsidi 3 kg. Pemkab juga meminta para OPD, Camat, Kades/Lurah, BUMN turut serta mengawasi pendistribusian elpiji melon. Berikut tiga point isi imbauan tersebut kepada OPD, Camat, Kades/Lurah, dan BUMN:

1. Ikut serta melakukan pengawasan penyaluran tabung LPG 3 kg bersubsidi, yang diperuntukkan bagi konsumen pengguna LPG tertentu yaitu konsumen kelompok rumah tangga, usaha mikro, nelayan sasaran dan petani sasaran.

2. Menginformasikan kepada masyarakat untuk pembelian LPG 3 kg bersubsidi  agar beli di pangkalan resmi, supaya mendapat harga eceran tertinggi (HET).

BACA JUGA :
Seluruh Prajurit Kodim 0822 Bondowoso Ikuti Sosialisasi Aplikasi SILACAK

3. Menghimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  beserta keluarganya tidak menggunakan LPG 3 kg subsidi dan beralih menggunakan LPG non subsidi lainnya.

Tim Investigasi (Serikat Media Siber Indonesia) SMSI Kabupaten Bondowoso mengapresiasi Surat Edaran tersebut, selain itu juga memberikan masukan sebagai kontrol sosial Pemerintah.

“Pemkab Bondowoso harusnya juga melakukan pengawasan tentang pendistribusian dan penggunaan gas elpiji 3 KG, sebab dibeberapa daerah di Bondowoso Gas Melon banyak diborong oleh peternak penguasa ayam broiler”. Ungkap Heri Efendi Tim Investigasi SMSI Bondowoso.

BACA JUGA :
Kapolres Bondowoso dan BPBD Turun Langsung Memastikan Kondisi Gunung Raung

Padahal, sudah ada alat khusus untuk pemanas atau penyetabil suhu kandang ayam broiler tanpa menggunakan pemanas dari elpiji.

“Pemerintah harus tindak tegas peternak ayam broiler yang masih menggunakan gas elpiji 3 KG sebagai pemanas kandangnya, karena hak masyarakat menggunakan gas subsidi di jarah oleh oknum penguasa ayam broiler”. Tambah Heri.(Din)

**) Ikuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.