Berita

Mobil Pick Up Diduga Tidak Kuat Naik Jalan Tanjakan Jembatan Gantung di Banjarnegara dan Hampir Terjun ke Jurang, Belasan Penumpang Alami Trauma

×

Mobil Pick Up Diduga Tidak Kuat Naik Jalan Tanjakan Jembatan Gantung di Banjarnegara dan Hampir Terjun ke Jurang, Belasan Penumpang Alami Trauma

Sebarkan artikel ini
Saksi Mata
Beberapa penumpang terlihat trauma dan ada juga yang terlihat menangis, akibat mobil yang ditumpanginya hampir terperosok ke sebuah jurang, Selasa (12/9/2023). (Foto : Gunawan/Lensa Nusantara).

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Belasan warga Desa Kertayasa begitu trauma, usai mobil pick up dengan nopol AA 1752 LN, yang ingin menghadiri kondangan, hampir mengalami kecelakaan di jalan tanjakan jembatan Gantung yang menghubungkan antara Kecamatan Rakit dan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. Selasa (12/9/2023).

Menurut saksi mata Wanto, kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, mobil berwarna hitam dari arah Selatan hendak ke arah Rakit namun sampai tanjakan jembatan gantung terlihat tidak kuat naik, hingga akhirnya hampir masuk ke sebuah jalan turunan tajam di sebelah barat jalan.

Example 300x600

“Untungnya tadi sopir bisa menguasai dan bisa seimbang, soalnya roda sebelah kiri sudah masuk sini, untungnya langsung diganjal rodanya sama warga yang melintas, kalau tidak sudah terjun bebas, padahal banyak penumpangnya pads berdiri yang kebanyakan ibu-ibu dan anaknya,” ungkap Wanto, sambil menunjukan jari ke lokasi terperosoknya roda mobil.

BACA JUGA :
40 Ibu Rumah Tangga di Banjarnegara, Ikuti Pelatihan Pembuatan Kerajinan Besek Bersama Bacaleg Golkar

Masih menurut Wanto. “Mobilnya sudah jalan ke atas duluan, ini penumpangnya sudah ada yang jalan kaki, tadi trauma dan berteriak karena ketakutan, itu masih ada yang nangis, kaget paling,” jelasnya.

BACA JUGA :
Gonjang-ganjing Pilkades Gelombang ke-2 Banjarnegara, Kadis Bapermades: Kades Terpilih Putusannya Tetap Dilantik

Jalan tanjakan yang selama ini dikenal tanjakan maut itu, ternyata sering memakan korban, karena medan jalan yang ektrim berbentuk cekungan.

“Sering sekali sini makan korban, banyak kendaraan yang tidak kuat menanjak, kadang truk, mobil colt, pribadi juga banyak, roda dua saja sering sampai terperosok kebawah, roda dua saja juga banyak yang sampai jatuh. Karena dari arah turunan sebelah jembatan gantung tidak mengambil ancang-ancang,” tambah Wanto.

BACA JUGA :
Apel Gelar Aparatur, Pj Bupati Banjarnegara Masrofi Ingatkan ASN Wajib Bekerja Secara Profesionalisme

Dalam pengamatan lensanusantara.co.id, meskipun hampir saja mengalami kecelakaan, namun sebagian penumpang mulai naik ke mobil, meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, masih terlihat sebagian ibu-ibu duduk dan menangis karena trauma atas kejadian tersebut. (Gunawan)