Berita

IWOI Jombang Bekali Pelajar dengan Ilmu Jurnalistik: Menjadi Produsen Informasi yang Bertanggung Jawab

1730
×

IWOI Jombang Bekali Pelajar dengan Ilmu Jurnalistik: Menjadi Produsen Informasi yang Bertanggung Jawab

Sebarkan artikel ini
Acara Workshop Jurnalistik di Aula SMKN 2 Jombang

Jombang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Kabupaten Jombang menggelar Workshop Jurnalistik Go To School (GTS) di SMKN 2 Jombang, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini diikuti 75 pelajar SMA dan SMK dan mendapatkan Sertifikat.

Kegiatan konkret ini membekali pelajar kemampuan memilah informasi, memahami etika media, serta mengenali proses produksi berita yang bertanggung jawab. “Pentingnya peran pelajar sebagai generasi digital yang tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen informasi yang bertanggung jawab,” kata Ketua DPD IWOI Jombang Agus Pamuji dalam sambutannya.

Example 300x600

Workshop Jurnalistik dibuka secara resmi setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IWOI, dilanjutkan sambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang. Materi disampaikan secara berjenjang, mulai dari dasar jurnalistik dan etika media, teknik menulis berita dan feature, hingga praktik liputan dan produksi berita.

BACA JUGA :
Polres Jombang Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Capai 7,5 Miliar

Peserta diminta melakukan simulasi peliputan dan menyusun berita sederhana, lalu mempresentasikan hasilnya. Dari praktik tersebut terlihat sebagian peserta masih kesulitan menyusun unsur 5W+1H secara utuh, namun mulai memahami pentingnya akurasi dan keseimbangan informasi.

BACA JUGA :
Gedung Serbaguna PCNU Jombang Diresmikan, Momentum Penguatan Peran Organisasi

“Saya dulu menjadi Jurnalis Cilik di tahun 2020, banyak sekali ilmu baru lagi yang didapat,” kata Windayati, siswi SMAN 3 Jombang.

BACA JUGA :
DPMPTSP Jombang Jemput Bola Bawa Layanan NIB Gratis Langsung Jadi di Car Free Day

Melalui kegiatan ini, IWOI Jombang berharap pelajar mampu menjadi benteng awal melawan hoaks di lingkungan sekolah dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap jurnalisme yang beretika dan profesional.
( Ernita )