Nasional

Kunjungan Kerja ke Banjarnegara, Presiden Jokowi Sentil Para Kades: Kegiatan di Desa Seringkali Tidak Disampaikan Masyarakat

×

Kunjungan Kerja ke Banjarnegara, Presiden Jokowi Sentil Para Kades: Kegiatan di Desa Seringkali Tidak Disampaikan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Presiden

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Banjarnegara dengan di dampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, Menteri Desa PDTT, Prof. (H.C.) Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan dengan 266 Kepala Desa.

Presiden Jokowi yang datang sekitar pukul 10.00 WIB itu disambut ribuan masyarakat yang sudah memadati ruas jalan pintu masuk wahana wisata Rawalutung, Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara.

Example 300x600

Dalam pertemuan singkat bersama yang juga dihadiri Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto, Camat, perwakilan OPD dan Kepala Desa (Kades). Jokowi menyampaikan sebuah paparan beberapa anggaran selama dirinya menjabat menjadi Presiden selama dua periode sejak 2014 lalu.

“Kadang orang membandingkan, ini pemerintahan Presiden Jokowi, kenapa selalu membangun jalan tol, ini yang gede banget, selama ini tidak hanya jalan tol yang kita bangun, airport juga,” ungkap Jokowi, Rabu (3/1/2024).

BACA JUGA :
Ratusan Relawan Prabowo-Gibran di Banjarnegara yang Mengatasnamakan Bolone Mase Ikuti Senam Gemoy

“Untuk Airport, Rp 2 triliun, dana segitu kira-kira 250 airport, bendungan ada yang Rp 1 triliun, Rp 1,5 triliun, jadi uang itu gede sekali, terus Dana Desa sampai sekarang itu berapa, sebesar Rp 539 triliun Dana Desa yang sudah tersalurkan selama ini. Itu sudah jadi barang apa saja, kalau untuk jalan tol selama pemerintahan kita itu sampai saat ini, 2.040.000 km, tapi untuk DD, 3.350.000 km jalan Desa, jadi jalan tol tidak ada apa-apanya, karena kita mempunyai 74.800 Desa di tanah air. Artinya selama ini yang diperhatikan bukan yang gede-gede saja, yang bawah juga kita perhatikan, terus jembatan desa itu 2.000.000 meter, bayangkan saja. Terus drainase desa, 53.000.000 meter, jadi banyak sekali, embung ada 7.000 yang tidak terbangun sehingga air yang langsung mengalir ke laut, bisa tertampung di embung,” kata Presiden yang didampingi Kemendes PDTT saat melihat Data.

BACA JUGA :
Seolah Menjadi Tradisi, Warga Banjarnegara Mulai Dapat Serangan Fajar

Jokowi juga menyentil tamu undangan yang hadir, terutama Kades, dimana dirinya menegaskan, bahwa kurangnya informasi tentang kegiatan yang disampaikan kepada masyarakat, sehingga apa yang selama ini tercapai dalam pemerintahannya tidak tersampaikan ke masyarakat.

“Itu sering kali tidak disampaikan ke masyarakat. Jadi dilihat kita ngurus yang gede-gede, tidak sama sekali, tentu yang kecil-kecil itu yang banyak sekali,” tegas Presiden.

Selain memaparkan beberapa proyek dan anggaran, orang nomor satu di Indonesia itu juga menyampaikan rencana agar nantinya dana desa bisa ditambah.

“Dana desa ini agar ditambah tapi jadi bahan, setuju,” tambahnya, dengan di iringi jawaban kata “setuju” secara serempak oleh semua Kepala Desa yang hadir dalam acara tersebut.

BACA JUGA :
Kampanye Hari Terakhir, Fraksi PDI Perjuangan di Banjarnegara, Adakan Jalan Sehat Serentak di Enam Dapil

Sementara menurut Kepala Desa Pagak, Sudarwo kepada lensanusantara.co.id mengungkapkan kekaguman luar biasa, karena wahana wisata Rawalutung bisa menjadi lokasi penyambutan Presiden RI yang sudah dua kali menjabat.

“Sangat bangga dan senang sekali, karena wahana Desa Pagak yaitu Rawalutung bisa dikunjungi Bapak Jokowi, saya sangat berterimakasih sekali, dan Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, sekali lagi sama ucapkan kepada semuanya mulai dari Polri, TNI, media, dan lainnya yang sudah membantu mengamankan kunjungan Bapak Presiden ke desa kami,” pungkas Sudarwo.

Dalam kunjungan itu, Presiden Jokowi juga membeli beberapa batik tulis asli Desa Gumelem Banjarnegara, dan juga membagikan kaos dan sembako ke beberapa masyarakat yang beruntung. (Gunawan).