Pemerintahan

Dinas Pertanian Probolinggo Sosialisasikan Aplikasi Pesan Pubers

314
×

Dinas Pertanian Probolinggo Sosialisasikan Aplikasi Pesan Pubers

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pertanian Probolinggo
Sosialisasi Aplikasi Pesan Pubers Berbasis Web di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Kamis (4/7/2024).

Probolinggo, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo menggelar Sosialisasi Aplikasi Pesan Pubers (Peningkatan Pengawasan Pupuk Bersubsidi) Berbasis Web di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Kamis (4/7/2024).

Sosialisasi aplikasi Pesan Pubers ini diikuti oleh perwakilan OPD terkait, distributor dan perwakilan kios, PAPDESI, KTNA dan perwakilan kelompok tani di 24 Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Example 300x600

Peserta yang hadir ini diberikan pemahaman terkait dengan dilaksanakannya kegiatan aplikasi Pesan Pubers (peningkatan pengawasan pupuk bersubsidi) berbasis web dan juga tentang permasalahan pupuk.

BACA JUGA :
BBGP Jatim Bersama Disdikdaya Probolinggo Gelar Lokakarya Orientasi PGP Angkatan 11

Para peserta juga diberikan pemahaman dan bimbingan oleh tiga orang narasumber yaitu dua orang pengurus dan anggota Komisi, Pengawas Pupuk dan Pestisida yaitu Kepala Bidang (Kabid) Sarana Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Faiq El Himmah, Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Mehdinsareza Wiriarsa. Satu narasumber dan dari Perwakilan PT. Pupuk Indonesia Sigit Cahyono.

BACA JUGA :
Dishub Probolinggo Berikan Sosialisasi Peningkatan Keselamatan Angkutan Pariwisata dan Barang

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Susilo Isnadi menjelaskan, Dinas Pertanian membuat dan memperkenalkan aplikasi pesan Pubers berbasis Web sebagai aksi perubahan untuk mempercepat penanganan aduan masyarakat terkait dengan pupuk bersubsidi.

BACA JUGA :
Komisi B DPRD Jember Temukan Dugaan Manipulasi Data E-RDKK Hingga Penyelewengan Pupuk Bersubsidi

“Melalui aplikasi Pesan Pubers, memungkinkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pupuk bersubsidi dengan memberikan akses melalui web. Bahkan aplikasi ini menyediakan informasi terkait alokasi pupuk, riwayat penebusan, sisa kuota pupuk bersubsidi yang dapat ditebus oleh petani,” jelas Susilo Isnadi. (*/Laili)