Berita

350 Lembaga Bidang SMPN di Jember Mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer

237
×

350 Lembaga Bidang SMPN di Jember Mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Sebarkan artikel ini
Kabid SMPN Tinjau Lembaga Ikuti ANBK, Rabu (11/9/2024).(Foto: Badri/ Lensanusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sebanyak 350 lembaga sekolah di Jember mengikuti ANBK 2024. Melalui Asesmen Nasional Berbasis komputer( ANBK) tahun 2024 bidang SMP.” Hal tersebut di sampaikan oleh Kabid SMP Tulus Wijayanto pada Rabu (11/9/2024).

Example 300x600

Melaksanakan ANBK tahun 2024 ini adalah bidang SMP, sebanyak 350 lembaga itu dari 94 lembaga SMPN dengan 3759 peserta yang mengikuti, Sedangkan yang dari SMP terbuka 10 lembaga peserta 163, kemudian SMP Swasta 246 lembaga di ikuti 6371 peserta, sebanyak 10.293 peserta mengikuti.

BACA JUGA :
Dispora Jember Gandeng Pemuda Pelopor di Bunga Desaku Panti Lahirkan Generasi Pemimpin Muda

“ANBK ada 2 moda, yang pertama full online dan semi online. Kalau full online datanya langsung masuk ke pusat, Sedangkan yang semi online, datanya masuk ke server sekolah dan selanjutnya di kirim ke pusat,” tambahnya.

BACA JUGA :
Karnaval Umum HUT RI ke-78, Kades Tegalrejo Jember Gunakan Pakaian Adat Bali

Masih kata tulus, Kalau ANBK itu berbeda dengan ujian Nasional, sehingga ujian nasional di ikuti semua siswa kelas 9. Tapi kalau ANBK ini di ikuti siswa yang menjadi sampleling ada 45 dan 5 cadangan. Ini dipilih secara acak berdasar Dapodiknya.

“Bagi yang dipilih harus mengikuti Asesmen Nasional. Asesmen Nasional itu ada 4, yaitu nomerasi, literasi di sekolah, karakter peserta didik dan survey lingkungan belajar,” menurutnya.

BACA JUGA :
Karnaval SCTV di Jember, Bupati Fawait: Kembalikan Kejayaan Dongkrak Wisata dan Ekonomi

Lebih lanjut Tulus menambahkan, Tidak hanya peserta didik saja, tapi juga Guru dan Kepala Sekolah, itu termasuk survey lingkungan belajar.

“Hasilnya Asesmen Nasional ini akan mendapat rapot pendidikan dari pusat yaitu Kemendikbudristek untuk sekolah, dan sekolah itu akan mendapat rapot pendidikan dan 66 persen akan tertuang dalam capaian sekolah tersebut,” tuturnya.