Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kantor Badan Pertanahan NasionalBPN Jember menggelar rapat monitoring program strategis nasional tahun 2025, Pemilik tanah wajib memanfaatkan dan memelihara lahannya agar tidak ditetapkan sebagai tanah telantar, Kamis (4/8/2025).
Bahwa terkait berita yang viral tanah selama dua tahun yang telantar akan diambil alih negara. Ini tidak semerta merta di ambil karena ada mekanisme,”ucap Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jember Ghilman Afifuddin.
Pemilik tanah wajib memanfaatkan dan memelihara lahan agar tidak ditetapkan sebagai tanah telantar. Jika memiliki tanah maupun bangunan kewajiban kita untuk mengelola dengan baik.
“Saat ini, kita fokus pada HGU dan HGB khususnya tanah luas di berikan haknya, “tapi tidak di manfaatkan, padahal banyak masyarakat yang membutuhkan bangunan atau lahan,”ungkapnya
Sehingga perlu ada keseimbangan tidak di gunakan bisa di tetapkan menjadi tanah terlantar, nanti melalui prosedur peringatan pertama hingga peringatan ke tiga.
“Nantinya ada penertiban, melalui tim kementerian turun akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, membentuk panitia melalukan menilai sesuai atau tidak di tetapkan sebagai tanah terlantar,”pungkasnya.














