Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Membentuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) jika dilakukan secara sungguh-sungguh meskipun dengan modal seadanya, ternyata bisa jalan sesuai yang diharapkan, dan tanpa harus menunggu dana talangan dari Pemerintah pusat yang mencapai miliaran rupiah.
Salah satunya KDPM Desa Panerusan Wetan, Kecamatan Susukan, Banjarnegara misalnya, hanya dengan modal awal Rp 8.000.000 dan ditambah dari iuran anggota, saat ini mampu tumbuh dengan baik dan memiliki 7 gerai yang ditawarkan, mulai dari pupuk, gas elpiji hingga sembako.
Sehingga membuat salah satu Asisten Bisnis Kementrian Koperasi Niken memberikan apresiasinya dengan mengunjungi langsung KDMP Panerusan Wetan dengan didampingi Kadin Indagkop dan UKM Banjarnegara Adi Cahyono, perwakilan Pupuk Indonesia dan Camat.
Niken yang rela datang jauh-jauh dari Jakarta bersama rombongan juga mengungkapkan akan menjadi KDMP Panerusan Wetan sebagai salah satu icon yang akan di publish, dengan harapan bisa memberikan contoh kepada Desa lain di Indonesia, bahwa sebuah kemauan tinggi akan memberikan hasil yang luar biasa.
” Kementrian Koperasi sangat mengapresiasi KDMP Panerusan Wetan, dimana dengan keterbatasan modal tanpa adanya pinjaman bisa mendorong warga menjadi anggota untuk memupuk modal dari dalam, yang akhirnya ada pokok Rp 18 juta, yang dibagi Rp 5 juta untuk BRI LINK, Rp 2 juta sewa gedung, kemudian Rp 3 juta untuk bayar listrik, beli printer dan lainnya, dan sisanya Rp 8 juta untuk modal usaha dikembangkan sama pengurusnya ada omset Rp 104 juta kotor, jadi disini ada kegiatan ekonomi, itu yang membuat Kementrian memberikan apresiasi,” jelas Niken kepada lensanusantara.co.id, Jumat, (14/11/2025).
Selain itu, urusan Kementerian Koperasi tersebut juga memberikan kepada pengurus yang selama 6 bulan belum mendapatkan gaji sepeserpun.
”Disini saya juga bertanya-tanya, ini kenapa pengurus kok pada mau bergerak, padahal belum pada gajian sampai sekarang, ternyata Pak Kadin Indagkop dan UKM selalu memberikan support untuk bergerak terus dulu, memang koperasi itu berawal dari yang kecil dan diri sendiri dan nanti bisa tumbuh dan bertambah, dan kenapa KDMP Panerusan Wetan bisa berkembang ternyata, disini mengonsolidasikan kebutuhan warga, itu yang menjadikan modal awal Rp 8 juta menjadi Rp 104,” ungkap Niken
Masih kata Niken,” Dengan pencapaian itulah kita datang kesini ingin flow up agar bisa di contoh KDMP lainya di Jawa Tengah hingga Nasional, dan akan kita laporkan ke Pusat nanti, pesan saya kepada pengurus KDMP Panerusan Wetan, jangan mengeluh yakin saja hal yang dimulai dari kecil dan ikhlas akan menghasilkan keuntungan yang besar, proses tidak mengkhianati hasil, dan satu lagi kelola dengan transparan,” tambah Niken.
Sementara menurut Ketua KDMP Panerusan Wetan Adi Wibowo membeberkan, keberhasilan yang diraihnya semua adalah dari kerjasama semua pengurus, Pemerintah dan lembaga Desa serta para anggota yang selama ini memberikan kepercayaan kepadanya.
”Memang pertama tidak yakin, dengan modal segitu, karena ini kan koperasi tentu berfikir harus ada modal besar, dan setelah mendapatkan bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Desa, Kepala Dinas Indakop UKM Banjarnegara serta kepercayaan anggota, Alhamdulillah sedikit-sedikit KDMP Panerusan Wetan bisa tumbuh, cuma ya itu pengurus ibaratnya harus puasa dulu, soalnya memang belum gajian sampai pertama dibentuk hingga sekarang, doain saja anggotanya bisa bertambah nantinya,” ungkap Ketua KDMP Adi.
Dilokasi yang sama, Kepada Dinas Indagkop dan UKM Adi Cahyono pun merasa bangga dengan pencapaian KDMP Panerusan Wetan, yang mengalami pertumbuhan signifikan dalam waktu 6 bulan.
”Sangat bangga dengan pertumbuhan KDMP Panerusan Wetan saat ini, kami Indagkop dan UKM hanya bisa memberikan support dan dukungan, selain itu tidak ada, kan memang nama ya koperasi yang bisa memajukan ya pengurus dan anggotanya, kalau kita hanya bisa memberikan pengarahan, dan melihat pertumbuhan KDMP Panerusan Wetan ini yang awalnya hanya memiliki modal kecil bisa mencapai ratusan juta, tentu ini suatu keberhasilan yang sangat istimewa, tidak sia-sia berarti kami memberikan arahan, harapan saya bisa dikembangkan lagi dan bertambah anggotanya,” harap Adi.
Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, memang selama ini harapkan mampu merubah perekonomian anggotanya lebih baik serta meningkatkan taraf kehidupannya, tentu jika dikelola dengan baik, semoga saja program unggulan Presiden Prabowo tersebut bisa dilaksanakan seluruh Desa di Indonesia dengan transparan. (Gunawan).
Beranda
Daerah
Tumbuh Pesat dengan Modal 18 Juta, KDMP Panerusan Wetan Banjarnegara Mendapatkan Apresiasi Kementerian Koperasi
Tumbuh Pesat dengan Modal 18 Juta, KDMP Panerusan Wetan Banjarnegara Mendapatkan Apresiasi Kementerian Koperasi
Lensa Nusantara4 min baca

Asisten Pribadi Bisnis Kementerian Koperasi Niken (kerudung putih) saat memberikan paparan kepada para anggota, Jumat, 14/11/2025. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara).












