Berita

Jelang Nataru Harga Cabai Tembus Rp85 Ribu per Kilogram di Pasar Sukolilo Madiun

1885
×

Jelang Nataru Harga Cabai Tembus Rp85 Ribu per Kilogram di Pasar Sukolilo Madiun

Sebarkan artikel ini
Sherly Novika Pratiwi salah satu pedagang sayur di Pasar Sukolilo Jiwan.

MADIUN, LENSANUSANTARA.CO.ID — Harga beberapa kebutuhan dapur mulai merangkak naik di Pasar Sukolilo, Jiwan, Kabupaten Madiun. Lonjakan paling terasa terjadi pada cabai rawit dan bawang merah,  yang hampir selalu jadi stok wajib di dapur.


Kenaikan harga ini terpantau saat Pemerintah Kabupaten Madiun melakukan operasi pasar dan pemantauan langsung pada Kamis, 4 Desember 2025.

Example 300x600


Di lokasi, harga bawang merah yang sebelumnya Rp38.000/kg kini naik menjadi Rp50.000/kg. Sementara cabai rawit meningkat dari kisaran Rp70.000–Rp75.000 menjadi Rp85.000/kg- Rp. 90.000/kg.

BACA JUGA :
Pengucapan Sumpah Janji 45 Anggota DPRD Kabupaten Madiun Periode 2024-2029


Sherly Novika Pratiwi,salah satu pedagang sayur di pasar tersebut, mengatakan kenaikan ini mulai terasa dalam beberapa hari terakhir.
“Bawang merah dari Rp38 ribu sekarang jadi Rp50 ribu. Cabai rawit dari Rp70–75 ribu naik jadi Rp85 –  Rp 90 ribu. Itu yang paling terasa naiknya,” ujar Sherly.


Untuk komoditas lain, ia menyebut harga masih relatif stabil. “Kentang, bawang putih, sayur harian naiknya dikit-dikit, nggak sebesar cabe sama bawang,” tambahnya.

BACA JUGA :
500 Relawan Ganjar Mahfud se-Jatim Berkumpul di Kota Madiun, Perkuat Basis Dukungan


Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang  turun dalam operasi pasar dan pemantauan harga mengatakan bahwa secara umum ketersediaan stok masih aman.


“Alhamdulillah stok masih tersedia. Memang ada kenaikan harga untuk cabai dan bawang merah, tapi yang lain insyaallah masih stabil,” kata Bupati.


Ia berharap kenaikan ini tidak berlangsung lama dan bisa segera ditekan melalui langkah antisipasi di lapangan. Bupati juga mendorong petani milenial untuk memperkuat suplai komoditas.

BACA JUGA :
Kapolres Madiun Resmikan SPPG, Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis


“Harapannya anak-anak petani milenial bisa ikut membantu menahan kenaikan harga, terutama cabai,” tegasnya.


Pemkab Madiun juga melakukan pemantauan melalui Satgas Pangan untuk memastikan kenaikan harga tidak dipicu praktik permainan harga.


“Satgas pangan memantau apakah kenaikan ini karena pasokan yang kurang atau ada pihak yang bermain. Itu yang sedang kita cek,” Pungkas Hari.