Berita

Jejak Spiritual Ulama Nusantara: Ribuan Penderek Napak Tilas Tongkat Isyaroh dan Tasbih Muassis NU

1746
×

Jejak Spiritual Ulama Nusantara: Ribuan Penderek Napak Tilas Tongkat Isyaroh dan Tasbih Muassis NU

Sebarkan artikel ini
Penderek Napak Tilas Tongkat Isyaroh dan Tasbih.

Jombang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Puluhan ribu jamaah penderek dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan Napak Tilas Tongkat Isyaroh dan Tasbih Muassis NU, dalam rangka peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu malam (4/1/2026).

Kegiatan ini merupakan riyadlah batin untuk merawat nilai keikhlasan, militansi, dan istiqamah dalam berkhidmah kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama. Napak tilas ini memiliki makna filosofis yang mendalam, menegaskan ikatan spiritual antara Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai guru dan KH. Hasyim Asy’ari sebagai murid, yang kelak menjadi pendiri NU.

Example 300x600

“Ini adalah momen bersejarah dalam merawat dan menjaga tradisi luhur para ulama NU,” kata Ustadz H. Muhtazuddin, SH, Ketua Yayasan Jombang Ibukota Nahdliyin (JIK-NAH).

BACA JUGA :
Makam Gus Dur Menjadi Saksi Perjuangan Relawan Sego Anget dan Sinar Gama untuk Ganjar Pranowo

Peserta napak tilas datang dari berbagai daerah, di antaranya Samarinda, Balikpapan, Bontang, Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Sumatera dan Sulawesi. Mereka berjalan kaki dari Bangkalan menuju Pelabuhan Penyeberangan Kamal, kemudian menggunakan moda transportasi kereta api menuju Kabupaten Jombang, dan akhirnya berjalan kaki sejauh 6 kilometer menuju Pondok Pesantren Tebuireng.

BACA JUGA :
Bupati Warsubi Pimpin Apel Kerja dan Halal Bihalal ASN Pemkab Jombang: Tinggalkan Perbedaan, Buka Lembaran Baru dengan Hati yang Bersih

Pelepasan peserta dilakukan secara resmi oleh Bupati Jombang H. Warsubi, yang diikuti oleh ribuan jamaah dari Madura dan Jombang, menuju Pondok Pesantren Tebuireng untuk bermunajat bersama di kompleks makam Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari.

BACA JUGA :
Dendam Fauziah Berujung Hukuman 17 Tahun Penjara

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan spiritual dan komitmen para penderek dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai NU.