Peristiwa

Diduga Truk Hilang Kendali di Depan Samsat Jombang, 2 Karyawan PT Pei Hai Tewas dan Pedagang Menceburkan Diri ke Sungai

2163
×

Diduga Truk Hilang Kendali di Depan Samsat Jombang, 2 Karyawan PT Pei Hai Tewas dan Pedagang Menceburkan Diri ke Sungai

Sebarkan artikel ini
satu unit truk bernomor polisi B 9188 PEU serta dua sepeda motor Honda Vario bernopol S 5628 OCY dan S 4948 ON.

Jombang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Raya Mojokuripan, Desa Jogoloyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tepatnya di depan Kantor Samsat Jombang, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.


Peristiwa tragis tersebut melibatkan satu unit truk bernomor polisi B 9188 PEU serta dua sepeda motor Honda Vario bernopol S 5628 OCY dan S 4948 ON.

Example 300x600

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Toni (warga Mojokuripan), kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah timur menuju ke barat. Saat melintas di depan Kantor Samsat, kendaraan roda enam tersebut mendadak hilang kendali.

BACA JUGA :
DPMPTSP Jombang Jemput Bola Bawa Layanan NIB Gratis Langsung Jadi di Car Free Day

“Truk melaju dari timur ke barat, tiba-tiba oleng dan hilang kendali. Dugaan awal mungkin sopirnya mengantuk atau remnya bermasalah,” ujar Toni.

Sebelum menghantam pengendara sepeda motor, truk terlebih dahulu menyapu sejumlah pedagang yang tengah beraktivitas di tepi jalan. Benturan keras tak terhindarkan ketika truk akhirnya menghantam dua sepeda motor Honda Vario yang melintas di jalur tersebut.

Akibat benturan dahsyat tersebut, dua orang pengendara sepeda motor yang diketahui merupakan karyawan PT Pei Hai meninggal dunia seketika di lokasi kejadian karena mengalami luka berat.

BACA JUGA :
Dukung Program MBG, Kapolres Jombang Resmikan Tiga SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari


Kedua korban tewas teridentifikasi sebagai:
Miftakhul Septiani, Stitching C1.B Pe Hai 2 warga Kembeng, Jombang dan Popy Damayanti.
Kepanikan sempat terjadi di sekitar lokasi. Sejumlah pedagang tepi jalan dilaporkan berusaha menyelamatkan diri dari hantaman truk dengan melompat dan menceburkan diri ke sungai di dekat TKP. Beberapa warga dan pedagang mengalami luka ringan hingga luka berat. Seluruh korban luka telah dievakuasi oleh petugas dan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Hingga berita ini diturunkan, identitas serta keberadaan sopir truk belum diketahui secara pasti. Aparat dari Satlantas Polres Jombang telah berada di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan bukti, serta mencari keberadaan pengemudi truk guna mengusut tuntas penyebab kecelakaan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab pasti kecelakaan sebelum hasil penyelidikan resmi dikeluarkan.
Arus lalu lintas di jalur nasional tersebut sempat mengalami kemacetan panjang beberapa saat pasca-kejadian, namun situasi berangsur normal kembali setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi oleh petugas.