Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID –Melakoni laga perdana sebagai11 tuan rumah liga 4 sepak bola Wilayah Jawa Tengah di group F, serta dukungan ribuan suporter, ternyata tidak mampu Persibara Banjarnegara memetik kemenangan saat menjamu tamunya dari Persitama Magelang, dan harus rela berbagi angka dengan skor akhir 1-1.
Bermain di stadion Soemitro Kolopaking, dengan memakai formasi 4-4-2, Persibara sejak babak pertama dimulai, terlihat para pemain Persibara sering kali melakukan salah umpan, ditambah rapuhnya lini tengah, membuat para anak-anak Persitama sering kali berhasil menerobos pertahanan hingga kotak penalti.
Sehingga tim berjuluk Laskar Dipayudha tersebut, harus puas berbagi poin dengan Persitama, dengan skor 1-1.
Sejak wasit meniup peluit babak pertama dimulai, kedua kesebelasan langsung memainkan pertandingan dengan tensi tinggi, namun di menit ketiga kesebelasan Persibara ketinggalan 1-0, setelah I Nyoman Adi Parwa akibat kurangnya koordinasi antar pemain belakang.
Tertinggal satu gol, para pemain Persibara mencoba bangkit dengan mencoba melakukan serangan dari sayap kiri, hasilnya akibat kesalahan pemain belakang Persikama yang menjatuhkan striker pemain Persibara, wasit langsung menunjuk titik dua belas pas.
Dipercaya mengambil tendangan penalti Irvan Darma Saputra tidak menyia-nyiakannya, dengan tendangan datar ke pojok kanan, berhasil merobek gawang Persikama, sehingga Persibara berhasil menyamakan skor dengan kedudukan 1-1.
Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan masih memainkan tempo keras, membuat di pertengahan babak kedua, kericuhan sempat terjadi setelah salah satu pemain Persibara dilanggar keras oleh pemain tengah Persikama, membuat lima kartu kuning dikeluarkan oleh wasit.
Meski dibabak kedua para pemain Persibara mencoba membangun serangan dari segala lini, akibat seringnya kesalahan yang dibuat para pemain, seperti kontrol, passing dan umpan lambung yang kurang akurat, membuat banyak kehilangan bola. Hingga babak kedua berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.
Usai pertandingan, pelatih Persibara Agus Riyanto mengaku kecewa dengan hasil tersebut, dirinya mengungkapkan mental tanding para anak asuhnya dalam laga perdana tersebut belum terbentuk.
”Jelas kita sangat kecewa tidak bisa mengambil poin penuh di kandang, kita akui pertandingan pertama ini memang berat karena pemain butuh mental kuat, bnyak yang harus diperbaiki setelah ini, mulai passing yang sering salah, pressing terlambat, dan kerja sama tim masih lemah, kami akan melakukan evaluasi total untuk laga berikutnya,” tegas Agus, Sabtu, (3/12/2025).
Tidak hanya pelatih, salah satu pemain Persibara Nathael Yoga Setiawan juga mengaku, bahwa bermain sebagai tuan rumah ada beban mental yang berat.
”Kami bersyukur puji Tuhan atas hasilnya meski belum maksimal, kami akan terus berbenah agar lebih solid, tekanan penonton itu risiko pemain, kami akan lawan dengan mental yang lebih kuat di laga selanjutnya,” janji Yoga.
Target membawa poin penuh belum terpenuhi akibat ditahan imbang tuan rumah Persibara, Pelatih Persikama Ixsan Fajar Pranoto mengaku tetap mensyukuri.
”Aslinya kami incar tiga poin, tapi hasil satu poin ini tetap kami syukuri, karena lapangan yang agak licin membuat lini depan kami kesulitan kontrol bola, Atmosfer penonton di sini luar biasa, tapi setelah ini kami akan perbaiki penyelesaian akhir kami,” ungkap Ixsan.
Hasil imbang ini menjadi sebuah PR besar buat pelatih Persibara asal Semarang Agus Riyanto itu, karena pada laga selanjutnya 7 Januari 2026, mereka harus melakoni laga tandang ke Persik Kendal, tim yang di unggulkan di group F untuk bisa melaju ke putaran kedua yang memiliki tren positif setelah berhasil mencuri kemenangan 0-1 di kandang Persak Kebumen pada sore tadi. (Gunawan ).
Beranda
Olahraga
Laga Perdana Liga 4 Jawa Tengah, Persibara Banjarnegara Harus Puas Berbagi Angka 1-1 Dengan Persikama
Laga Perdana Liga 4 Jawa Tengah, Persibara Banjarnegara Harus Puas Berbagi Angka 1-1 Dengan Persikama
Redaktur3 min baca

Pemain Persibara Banjarnegara (kostum biru) saat dijatuhkan pemain Persikama Magelang di laga perdana liga 4 Wilayah Jawa Tengah, Sabtu, 3/12/2025. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara).












