MADIUN, LENSANUSANTARA.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Madiun menerima pelaksanaan program Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga (UNAIR) yang diikuti ratusan mahasiswa lintas program studi, Selasa (06/01/2026) bertempat di Pendopo Ronggo Djoemeno Kabupaten Madiun. Program ini akan berlangsung sejak hari Selasa 6 Januari hingga 2 Februari mendatang.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, BBK menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Silakan adik-adik belajar langsung kepada masyarakat dan menerapkan teori yang didapat di kampus. Kami berharap nanti bisa lahir rekomendasi yang bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten Madiun,” ujar Hari Wuryanto.
Ia menekankan, pengalaman lapangan penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu merespons kebutuhan riil masyarakat melalui inovasi yang aplikatif.
“Ilmu pengetahuan itu tidak cukup berhenti di teori. Harus ada inovasi yang benar-benar bisa diterapkan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator BBK Madiun Tokok Adiarto menjelaskan, pelaksanaan BBK UNAIR di Kabupaten Madiun difokuskan pada enam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
“Fokus BBK diarahkan pada SDGs pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, sanitasi, ekonomi, inovasi, serta pengurangan kesenjangan atau kesetaraan ekonomi,” jelas Tokok.
Sebanyak 300 lebih mahasiswa UNAIR dari berbagai program studi diterjunkan di Kabupaten Madiun. Mereka berasal dari latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari kedokteran, sastra, sains dan teknologi, hingga kedokteran hewan.
“Di desa kami lakukan plotting mix, tidak satu program studi saja. Tujuannya agar pengembangan yang dilakukan bersifat kolaboratif dan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang,” tambahnya.
Tokok juga menyebutkan, BBK UNAIR tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Madiun, tetapi juga tersebar di sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Banyuwangi, Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Lamongan. Bahkan, program serupa juga dijalankan melalui kerja sama internasional di beberapa negara.
Pengentasan Kemiskinan hingga Inovasi, Enam SDGs Jadi Fokus BBK UNAIR di Madiun
Redaktur2 min baca

Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun dr.Purnomo Hadi saat pemasangan atribut BBK kepada mahasiswa Secara Simbolis.












