Sidoarjo, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Jadi ke-167 sebagai penanda perjalanan panjang pembangunan daerah yang sarat makna. Usia lebih dari satu setengah abad tersebut menjadi cermin ketangguhan daerah, hasil kerja keras lintas generasi, serta kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Sidoarjo.
Peringatan Hari Jadi tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk merenungi capaian pembangunan, sekaligus menata arah langkah ke depan agar lebih terukur, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam sejarahnya, Kabupaten Sidoarjo tumbuh sebagai wilayah penyangga strategis Jawa Timur, dengan dinamika sosial, ekonomi, dan budaya yang terus berkembang. Dari daerah agraris hingga menjadi pusat industri, UMKM, dan jasa, perjalanan Sidoarjo dibangun melalui kebersamaan masyarakat dan kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-167 harus menjadi ruang refleksi kolektif, bukan sekadar perayaan tahunan.
“Hari Jadi ini bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi menjadi pengingat agar kita terus bergandeng tangan, bahu-membahu, dan bekerja cerdas demi Sidoarjo yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” ujar Bupati Subandi dalam sambutannya, Jumat (30/1/2026).
Bupati Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat—pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga generasi muda—untuk terus menjaga harmonisasi kehidupan sosial dengan saling menghargai dan memperkuat persaudaraan.
Ia menekankan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Tanpa kebersamaan, berbagai tantangan pembangunan berpotensi terhambat, terlebih di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
“Persatuan harus dijaga agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh politik adu domba yang justru menghambat kemajuan,” tegasnya.
Nilai-nilai luhur seperti gotong royong, guyub rukun, dan kebersamaan disebut sebagai identitas masyarakat Sidoarjo yang harus terus dipelihara. Dengan semangat tersebut, Sidoarjo diyakini akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan zaman, mulai dari pembangunan ekonomi, ketahanan sosial, hingga adaptasi terhadap perubahan global.
Dalam suasana khidmat peringatan Hari Jadi ke-167, turut dipanjatkan doa agar Kabupaten Sidoarjo senantiasa dilindungi dari segala bentuk bencana, serta diberikan keberkahan dalam setiap proses pembangunan.
Harapan besar disematkan agar Sidoarjo terus tumbuh menjadi daerah yang harmonis, maju, dan sejahtera, menuju cita-cita baldatun thayyibatun warobbun ghofur.
Peringatan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang pembangunan daerah. Bupati Subandi mengajak seluruh masyarakat untuk terus melangkah bersama, memperkuat kolaborasi, dan menjaga semangat kebersamaan demi Sidoarjo yang semakin berdaya saing dan bermartabat. (Ryo)














