Kesehatan

‎RSUD HJ Anna Lasmanah Banjarnegara Berbenah, Penambahan Fasilitas Poli Jiwa dan Kateterisasi Jantung Menjadi Target Utama

936
×

‎RSUD HJ Anna Lasmanah Banjarnegara Berbenah, Penambahan Fasilitas Poli Jiwa dan Kateterisasi Jantung Menjadi Target Utama

Sebarkan artikel ini
Direktur RSUD HJ Anna Lasmanah Banjarnegara dr. Ery Rosita saat memberikan paparan aplikasi Apem Manis, Rabu, 4/2/2026. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara).



‎Banjarnegara, LENSANUSANTAR.CO.ID – Dalam upaya memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada para pasien yang lebih baik lagi, RSUD HJ Anna Lasmanah Banjarnegara terus melakukan pembenahan dan juga menambah fasilitas. Hal itu disampaikan Direktur Rumah sakit dr. Ery Rosita dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik bersama puluhan Kepala Puskesmas, tokoh masyarakat, perwakilan dari akademi Politeknik dan beberapa OPD.

‎Kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai 2 RSUD HJ Anna Lasmanah tersebut, jajaran manajemen Rumah Sakit juga memaparkan beberapa sejumlah transformasi besar yang akan dilakukan, mulai dari modernisasi alat kesehatan hingga penambahan poli spesialis yang selama ini dinantikan masyarakat.

‎Usai kegiatan FKP, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, dr. Latifa Hesti mengungkapkan, saat ini RSUD Anna Lasmanah telah memiliki alat Mamografi, dengan adanya peralatan tersebut dikatakan menjadi angin segar bagi kaum ibu di Banjarnegara untuk melakukan deteksi dini kanker payudara.

‎”Mamografi ini sangat penting untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini, dan nantinya masyarakat juga bisa memanfaatkannya dengan layana BPJS Kesehatan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar dr. Hesti kepada wartawan, Rabu, (4/2/2026).

‎Dr. Hesti juga mengingatkan agar setiap Puskesmas dan RSUD terus meningkatkan empati dalam pelayanan untuk meminimalkan komplain di media sosial.

‎”Rumah sakit bukan sekadar bisnis, tapi ada fungsi sosialnya. Kita ingin RSUD Anna Lasmanah benar-benar menjadi rujukan utama yang melayani dengan hati,” pesan Hesti.

‎Dilokasi yang sama, Direktur RSUD Anna Lasmanah, dr. Ery Rosita saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya tengah mempersiapkan layanan Catlab untuk kateterisasi jantung yang rencananya sudah bisa beroperasi penuh pada tahun 2027 mendatang.

‎”Dokter dan perawat spesialis sudah siap, begitu ruangannya rampung, terus alat masuk, kita bisa langsung melayani pasien jantung di sini, jadi masyarakat sudah tidak bingung lagi sampai ke luar Banjarnegara,” jelas Ery.

‎Dari beberapa paparan di Forum, ada salah satu yang menarik menjadi sorotan utama, yaitu rencana RSUD yang rencana akan membuka pelayanan Poli Spesialis Jiwa. Hal itu dilakukan karena kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Banjarnegara cukup tinggi, dan pasien seringkali harus masuk daftar tunggu (waiting list) yang lama untuk dirujuk ke luar daerah.

‎Meski saat ini baru melayani rawat jalan, dr. Ery Rosita juga menegaskan komitmennya untuk membangun Bangsal Jiwa (rawat inap) di masa depan seiring dengan ketersediaan anggaran.

‎”Untuk mengurangi antrean panjang yang sering dikeluhkan, RSUD Anna Lasmanah memperkenalkan Aplikasi Apem Manis (Anjungan Pendaftaran Mandiri Pasien), melalui mesin desktop yang disediakan di rumah sakit, pasien kini bisa melakukan pendaftaran secara mandiri dengan cepat tanpa harus melalui loket konvensional, pasien cukup datang, klik di anjungan, dan langsung terlayani, ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang lebih ‘manis’ dan cepat,” kata dr. Ery.

‎Adanya Poli spesialis jiwa di RSUD HJ Anna Lasmanah, langsung disambut baik Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA Banjarnegara Drs. Sila Satriana M. Si yang datang dalam acara tersebut, dirinya langsung memberikan apresiasi tinggi atas langkah itu, dan menyebut kehadiran layanan yang sangat penting itu dapat membantu menekan angka depresi hingga risiko bunuh diri di masyarakat.

‎”ODGJ di Banjarnegara cukup banyak saat ini, selama ini kalau merujuk ke luar kota harus antre lama, dengan adanya poli jiwa di RSUD Anna Lasmanah, ini adalah langkah maju yang luar biasa, kami dari Dinas Sosial sangat mendukung sekali,” ungkap Sila.

‎Selain fasilitas medis, RSUD juga merencanakan perluasan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan memanfaatkan eks-ruang poli rawat jalan, demi memberikan ruang penanganan darurat yang lebih luas dan representatif. (Gunawan).

BACA JUGA :
Musim Hujan, Omzet Pedagang Keliling Perabotan di Banjarnegara Mengalami Penurunan Drastis