JAKARTA, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kota Sawahlunto kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan berhasil meraih penghargaan Adipura Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Sawahlunto,
Riyanda Putra, didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKPPLH) Sawahlunto, Maizir, ST, serta Plt. Kepala Bidang Kebersihan, Andri Maha Putra, ST.
Penghargaan Adipura tahun ini menjadi sangat istimewa karena standar penilaian yang semakin ketat serta prestasi yang bersifat eksklusif di tingkat nasional dan regional. Dari seluruh wilayah di Indonesia, hanya 35 kabupaten/kota yang berhasil memenuhi kriteria. Di tingkat Provinsi Sumatera Barat, Sawahlunto menjadi salah satu dari hanya dua daerah yang berhasil meraih predikat tersebut, bersanding dengan Padang.
Keberhasilan ini merupakan hasil proses panjang dan konsistensi Pemerintah Kota dalam memenuhi berbagai indikator yang ditetapkan. Penilaian meliputi pengelolaan sampah dan kebersihan ruang publik, efektivitas sistem pengangkutan dan pembersihan area umum, pengendalian pencemaran, serta inovasi lingkungan dan berbagai terobosan dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.
Selain itu, aspek sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama, seperti tersedianya tenaga penyuluh dan pengolah sampah yang kompeten, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah berbasis swadaya, serta edukasi lingkungan secara masif kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat luas.
Penilaian Adipura dilakukan dalam dua tahap krusial. Tahap pertama dimulai pada 17 September 2025, sedangkan tahap kedua berlangsung sejak 25 November 2025. Kedua tahapan tersebut dilakukan langsung oleh tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup yang didampingi tim DPKPPLH Kota Sawahlunto.
Berdasarkan fakta dan data penilaian Tahun Anggaran 2025, dukungan pemerintah daerah dinilai kuat, baik dari sisi regulasi maupun postur anggaran. Pemerintah Kota Sawahlunto mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,22 miliar dari APBD serta tambahan Rp40 juta untuk mendukung program pengelolaan lingkungan hidup.
Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, petugas kebersihan, dunia usaha, hingga masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat inovasi pengelolaan sampah, serta menjaga konsistensi budaya hidup bersih dan sehat.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi bagi kita semua untuk terus berinovasi dan menjaga lingkungan agar Sawahlunto tetap bersih, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Sawahlunto menargetkan penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta perluasan edukasi lingkungan hingga ke tingkat sekolah dan komunitas, guna mempertahankan prestasi Adipura di masa mendatang.(Rels/Suherman)














