Pemerintahan

DPRD Jombang Tekankan Pentingnya Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

1010
×

DPRD Jombang Tekankan Pentingnya Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Hadi Atmaji, S.Ag. Ketua DPRD Kabupaten Jombang

Jombang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ketua Dewan DPRD Kabupaten Jombang, Hadi Atmaji, S.Ag. menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, Pokok-Pokok Pikiran (POKIR) DPRD merupakan penunjang dan penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan yang diusulkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Example 300x600

Hadi menjelaskan bahwa POKIR DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu menjamin representasi rakyat, mendorong partisipasi masyarakat, dan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. “Sebagai perwakilan masyarakat, anggota DPRD memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan konstituen di daerah pemilihannya,” ujarnya.

BACA JUGA :
Ratusan Perempuan Ikuti "Perjalanan Menuju Kedamaian Batin" di Jombang, Rayakan Hari Kesehatan Nasional dengan Cara Berbeda

Dengan mengusulkan POKIR, anggota DPRD memastikan bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya berbasis data teknokratik, tetapi juga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat. Selain itu, POKIR juga dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan publik.

BACA JUGA :
Pengajian Rutin Selasa Pahing PAC Muslimat NU Jombang Kota Penuhi Masjid Agung Baitul Mukminin

Hadi juga menekankan bahwa POKIR dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam perencanaan pembangunan. “Setiap usulan POKIR dapat ditelusuri asal dan tujuan penggunaannya, sehingga mengurangi potensi penyimpangan anggaran,” katanya.

Implementasi POKIR yang baik dapat memberikan manfaat yang signifikan, seperti keseimbangan dalam pemerintahan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan ekonomi masyarakat. “POKIR juga dapat mengefisiensi anggaran melalui proses partisipatif, sehingga sumber daya yang digunakan dapat optimal,” tegas Hadi.

BACA JUGA :
Dendam Fauziah Berujung Hukuman 17 Tahun Penjara

Dengan demikian, Hadi berharap bahwa POKIR dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jombang.
( Ernita )