Peristiwa

Hujan Deras Sejumlah Sungai di Jember Meluap, Permukiman Warga Des Gugut Terdampak

920
×

Hujan Deras Sejumlah Sungai di Jember Meluap, Permukiman Warga Des Gugut Terdampak

Sebarkan artikel ini
Air Meluap di Pemukiman Warga Gugut Rambipuji, Senin (2/3/2026) Malam (Foto: BPBD Jember/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak Senin (2/3/2026) siang, menyebabkan debit air sejumlah sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Example 300x600

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan pantauan sejak pukul 13.58 WIB menunjukkan debit air Sungai Kaliputih hulu di titik pantau Pasar Bunot, Kemiri, mulai naik dengan status siaga.

“Kenaikan debit berdampak pada wilayah Gugut, Rambi Gundam, dan Rambipuji,” ujar Edy Senin malam.

Pada pukul 17.12 WIB, debit air Sungai Kaliputih di titik pantau Jembatan Mbok Rohadi, Desa Suci, dilaporkan terus meningkat namun masih dalam batas normal atau siaga. Delapan menit kemudian, pukul 17.20 WIB, ketinggian air dilaporkan naik di atas batas normal.

Kenaikan debit juga terjadi di Sungai Kali Klepuh hulu di Jembatan Sentool, Desa Suci, pada pukul 17.20 WIB dengan kondisi di atas batas normal. Sementara itu, Sungai Denoyo di Jembatan Denoyo, Desa Suci, pada pukul 17.25 WIB mengalami kenaikan signifikan dan hampir menyentuh badan jembatan.

“Pada pukul 17.28 WIB, Sungai Katu di Jembatan Limpas Dusun Cempaka dilaporkan meluap di atas jembatan Koloran Timur Kampung Durian. Di waktu yang sama, Sungai Denoyo di Padukuhan Tegalamat, Desa Suci, naik sekitar 50 sentimeter di bawah batas jalan lingkungan,” kata Edy.

Luapan Sungai Denoyo juga terjadi di Desa Gugut Timur, Kecamatan Rambipuji, pada pukul 17.25 WIB dan kembali dilaporkan pada pukul 17.55 WIB dengan status siaga.

“Memasuki pukul 18.00 WIB, Sungai Kalijompo di Jembatan Jaki Slawu melimpas di atas dam irigasi dengan status siaga untuk wilayah Jember Lor dan Kopian. Lima menit kemudian, di Jembatan Kauman, tinggi muka air Sungai Kalijompo dilaporkan melewati jembatan sekitar 5 sentimeter,” menurutnya.

Kondisi semakin mengkhawatirkan ketika pada pukul 18.18 WIB air Sungai Denoyo meluap dan masuk ke permukiman warga di RT 002 RW 021 Krajan Tempean, Desa Rambipuji.

Selain banjir, pada pukul 18.20 WIB dilaporkan terjadi longsor di kawasan Gunung Pasang. Pukul 18.30 WIB, luapan air juga terjadi di Satrean Rambi Gundam hingga menggenangi akses jalan warga.

“Pada pukul 18.50 WIB, tinggi muka air Dam Sembah tercatat mencapai 60 sentimeter. Selanjutnya, pukul 18.55 WIB, luapan juga terjadi di Kampung Ledok, Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates,” imbuh Edy.

Sejumlah upaya telah dilakukan, di antaranya Destana Rambipuji siaga di wilayah Rambipuji, Destana Suci siaga di Panti, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) melakukan patroli dan siaga di Kauman, Gugut, dan Satrean Rambipuji.

“Monitoring juga dilakukan secara intensif melalui radio komunikasi dan media sosial untuk mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat,” tungkasnya.