Pangandaran, LENSANUSANTARA.CO.ID – Hallo sahabat Pandega, mungkin ada yang pernah mengalami pasien atau keluarga pasien menunggu lama di ruangan IGD ..? Padahal pasien datangnya sudah lebih dulu. Nah itu karena di Instalai Gawat Darurat ( IGD ) ada yang disebut Namanya Triase. ( Sabtu, 07/03/2026 ).
Triase IGD adalah sistem penilaian dan pemilihan cepat pasien saat tiba di IGD untuk menentukan tingkat kegawatan dan prioritas penanganan, bukan berdasarkan urutan kedatangan.
Tujuannya adalah menyelamatkan nyawa dengan memprioritaskan pasien paling kritis. Ini adalah Kategori Warna Triase IGD:
- Merah (Resusitasi): Kondisi kritis, mengancam nyawa, perlu tindakan segera (contoh: henti napas, serangan jantung, perdarahan hebat).
- Kuning (Emergensi/Urgen): Potensi mengancam nyawa/fungsi organ, butuh penanganan cepat namun bisa menunggu sebentar (contoh: patah tulang, nyeri dada).
- Hijau (Semi-Urgen): Kondisi stabil, ringan, dan dapat menunggu (contoh: luka ringan, demam).
- Hitam (Expectant/Meninggal): Pasien meninggal dunia atau cedera sangat parah yang kemungkinan selamat sangat kecil.
Triase IGD adalah sistem seleksi dan pemilahan pasien berdasarkan tingkat keparahan kondisi (gawat darurat) untuk menentukan prioritas penanganan, bukan berdasarkan urutan kedatangan.
Supaya bisa memberikan pertolongan cepat pada pasien kritis (merah), disusul kuning, hijau, dan hitam, guna menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan pada pasien.
Prosedur dan Tujuan
Penilaian Cepat: Perawat/dokter mengevaluasi tanda vital (nadi, napas), tingkat kesadaran, dan keluhan utama dalam hitungan menit.
Pencegahan Kematian: Menghindari penundaan penanganan pasien yang nyawanya terancam, terutama saat IGD kelebihan beban.
Keadilan Layanan: Memastikan pasien dengan kebutuhan paling mendesak ditangani lebih dulu. ( N. Nurhadi )














