Berita

Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Bupati Jember Tekankan Prioritas Kenyamanan Ruang Pasien

1693
×

Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Bupati Jember Tekankan Prioritas Kenyamanan Ruang Pasien

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Gus Fawait Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Selasa (7/4/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait melakukan kunjungan ke Puskesmas Mumbulsari, Kabupaten Jember, Selasa (7/4/2026), dalam rangkaian hari kedua program Bunga Desaku.

Gus Fawait menegaskan komitmennya di era “Jember Baru Jember Maju” agar tidak ada lagi fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat dengan kualitas rendah.

Example 300x600

“Ia memberikan perhatian khusus pada dua poin utama, yakni kualitas pelayanan dan kelayakan infrastruktur,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Gus Fawait memberikan sentilan keras terkait penataan fasilitas di puskesmas. Agar ruang perawatan, baik rawat jalan maupun rawat inap, menjadi prioritas utama keindahan dan kenyamanannya.

BACA JUGA :
Pemkab Jember Matangkan Peluncuran Mobil Home Care Layanan Kesehatan

“Saya tidak mau lagi ruangan aula lebih baik dibanding ruang pasien. Saya tidak mau ruang Kepala Puskesmas lebih bagus dari ruang pasien. Boleh aula bagus, boleh ruang kepala bagus, tapi ruang rawat pasien harus jauh lebih bagus lagi,” tegas Fawait.

Selain infrastruktur, Fawait menyoroti tingginya angka kematian ibu dan bayi di Jember. Ia menginstruksikan Kepala Puskesmas beserta jajaran untuk bertindak cepat dalam menangani pasien dengan indikasi risiko tinggi.

BACA JUGA :
RSD Kalisat Jember Hadirkan Kamus Medis Madura, Permudah Komunikasi Pasien dan Tenaga Kesehatan

“Kami meminta agar prosedur rujukan ke rumah sakit pemerintah dipermudah tanpa birokrasi yang berbelit-belit. Kami mengaku telah berkoordinasi dengan tiga direktur rumah sakit pemerintah untuk menjamin penanganan rujukan yang cepat dan tepat guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi di masa depan,” ungkapnya.

Didampingi oleh Pak Siswono, anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, Gus Fawait juga membahas potensi pendapatan puskesmas pasca penerapan Universal Health Coverage (UHC).

BACA JUGA :
Kejari Jember Musnahkan Barang Bukti 116 Perkara, Kasus Narkotika Dominan

“Ia menyarankan, agar pendapatan dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diputar kembali secara optimal untuk peningkatan fasilitas puskesmas itu sendiri,” tambahnya.

Kata Gus Fawait, Pendapatan BLUD ini harus digunakan untuk perbaikan fasilitas di puskesmas lagi.

“Dengan adanya UHC, potensi pendapatan pasti meningkat, dan itu harus dikonversi menjadi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkasnya.

error: Content is protected !!