Pemerintahan

BUMDes Lembengan Jaya Jember Sukses Budidaya Lele dan Ternak Kambing, Jadi Penggerak Ekonomi Desa

1689
×

BUMDes Lembengan Jaya Jember Sukses Budidaya Lele dan Ternak Kambing, Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Kolam Ikan Lele BUMDES Lembengan Jaya, Sabtu (15/8/2026).(Foto: Istimewa/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lembengan Jaya, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, sukses mengembangkan sejumlah usaha produktif. Salah satu usaha yang dikembangkan budidaya ikan lele dan peternakan kambing, Sabtu (15/8/2026).

Kepala Desa Lembengan Muhammad Soefijandi mengatakan, pengembangan kedua sektor tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa bersama BUMDes dalam mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki desa.

Example 300x600

Menurut dia, usaha budidaya lele dan ternak kambing diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi BUMDes, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

BACA JUGA :
Security Kampus Unipar Jember Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Diduga Karena Sakit

“Pengembangan usaha ini menjadi bagian dari upaya BUMDes dalam mengoptimalkan potensi desa sekaligus menciptakan sumber pendapatan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Soefijandi.

Soefijandi menjelaskan, budidaya lele menjadi salah satu unit usaha yang mendapat perhatian dalam program ketahanan pangan Desa Lembengan.

“Hasil panen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa BUMDes Lembengan Jaya mampu mengelola usaha produktif berbasis potensi desa,” menurutnya.

BACA JUGA :
Gus Fawait Bangun Irigasi Oplah di Jenggawah Jember, Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun

Melalui program budidaya lele ini, kami optimistis BUMDes dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa.

“Selain menghasilkan sumber pangan, usaha tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya budidaya ikan lele, BUMDes Lembengan Jaya juga mengembangkan usaha peternakan kambing.

“Pengelolaan dilakukan dengan pola pemeliharaan yang berkelanjutan sehingga usaha tersebut dapat menjadi salah satu sumber pemasukan BUMDes dalam jangka panjang,” paparnya.

BACA JUGA :
Sukses Kelola Sampah Bernilai Ekonomis, Tiga RW Tegal Besar Jember Masuk Penilaian Desa Berseri Jatim

Menurut Soefijandi, pengembangan berbagai unit usaha harus disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa.

Dengan demikian, keberadaan BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap ke depan BUMDes Lembengan Jaya semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan dan penguatan ekonomi desa,” kata dia.