Berita

Kronologi Pemancing Temukan Bayi di Pinggir Laut di Rembang

1805
×

Kronologi Pemancing Temukan Bayi di Pinggir Laut di Rembang

Sebarkan artikel ini
Kronologi Pemancing Temukan Bayi di Pinggir Laut di Rembang
Pembuangan bayi laki laki di pinggir laut, desa Pandean yang ditemukan pemancing ikan.

Rembang,LENSANUSANTARA.CO.ID – Seorang pemancing menemukan bayi di pinggir laut dekat Gedung Serbaguna, Desa Pandean, Rembang, Sabtu (15/11/2025) malam. Penemuan bayi itu sekira pukul 19.30WIB.

“Awalnya tidak ada yang mengetahui ada seorang perempuan membuang bayi di pinggir laut. Pemancing sempat curiga,.tapi lama-kelamaan ada suara tangisan bayi semakin keras,” ujar pemancing yang bernama Riyan Ade Saputra (26 tahun), penemu bayi laki-laki, warga Desa Bakaran Wetan Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Via Phone kepada LensaNusantara Minggu (16/11/2025) pagi.

Example 300x600

Kronologi kejadian:

BACA JUGA :
Juru Kunci Situs Makam Pr. Santiyoga dan Panembahan Ki Ageng Kiringan di Punjulharjo Rembang

Awalnya pemancing ikan yang bernama Riyan sempat mencurigai gerak gerik seorang wanita membawa bungkusan plastik, yang dilempar ke laut.

Pemancing ikan (Riyan) berinisiatif menarik bungkusan plastik itu dengan kail, kemudian dibawa ke daratan. Begitu dicek bersama sejumlah warga lain, ternyata berisi bayi. Posisi punggung bayi laki laki sempat terluka, karena terkena mata pancing.,”terang Riyan yang sempat mengejar perempuan tersebut, namun kehilangan jajak.

BACA JUGA :
Puri Berlian Park, Siap Jadi Wisata Unggulan di Rembang

Mengetahui adanya bayi, masyarakat desa Pandean segera melaporkannya ke kepala desa dan kemudian Kepala Desa meneruskannya ke petugas kepolisian Polres dan Polsek.

BACA JUGA :
Tenaga Kerja di Rembang Masih Didominasi Lulusan SD - SMP

“Bayi berjenis kelamin laki-laki langsung dibungkus sarung, dibawa ke RSUD dr Soetrasno Rembang untuk dilakukan perawatan medis.

Diperkirakan usia bayi tak berdosa tersebut masih beberapa jam di luar kandungan. Hingga berita ini ditayangkan belum diketahui motif pembuangan bayi, apakah karena dugaan hasil hubungan gelap (bukan suami isteri sah) atau ada faktor lain.