Berita

Paguyuban Jawa ADHIKARSA Tampilkan Wayang Kulit Warnai Peringatan Hari Wayang Nasional di Sawahlunto

1935
×

Paguyuban Jawa ADHIKARSA Tampilkan Wayang Kulit Warnai Peringatan Hari Wayang Nasional di Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
Pemko Sawahlunto gelar pertunjukan wayang kulit, bertempat di pelataran Museum Lobang Tambang Soero, Sabtu 15 November 2025.
Pemko Sawahlunto gelar pertunjukan wayang kulit, bertempat di pelataran Museum Lobang Tambang Soero, Sabtu 15 November 2025.

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID – Peringati Hari Wayang Nasional sekaligus dalam rangkaian kegiatan menyambut kedatangan hari jadi Kota Sawahlunto (HJK) yang ke-137, Pemko Sawahlunto gelar pertunjukan wayang kulit, bertempat di pelataran Museum Lobang Tambang Soero, Sabtu 15 November 2025.
Kepala Dinas Kebudayaan kota Sawahlunto, Hilmed, S.Pt., M.M dalam pengantar kegiatan menyampaikan bahwa pertunjukan ini merupakan program publik museum Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto tahun 2025 yang Sumber anggarannya berasal dari Dana DAK Non Fisik BOP Museum Kementerian Kebudayaan tahun 2025 pada DPA Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, ditampilkan untuk mendorong generasi muda, khususnya masyarakat Kota Sawahlunto agar lebih mengenal dan mencintai kesenian tradisional telah diwariskan secara turun temurun.

BACA JUGA :
Wali Kota Sawahlunto Tutup SMANSA CUP III, Dorong Pembinaan Atlet Pelajar dan Ekonomi Masyarakat

“Pertunjukan Wayang Kulit malam ini menampilkan lakon “Semar Mbangun Projo” yang dibawakan oleh Keluarga Besar Paguyuban Jawa ADHIKARSA, salah satu etnis masyarakat yang ada di Kota Sawahlunto” ucap Hilmed.

Example 300x600

Walikota Sawahlunto, oléh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan , Eva Ryamsah , dalam kata sambutan sekaligus membuka kegiatan mengatakan, Pemko Sawahlunto selalu berkomitmen untuk melestarikan kebudayaan lokal sebagai bagian dari identitas Bangsa.

BACA JUGA :
Sawahlunto Raih Adipura 2026, Bukti Konsistensi Pengelolaan Lingkungan dan Partisipasi Masyarakat

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Paguyuban Jawa ADHIKARSA, dalang, sinden, dan seluruh seniman yang masih menjaga dan melestarikan keberadaan kesenian Wayang Kulit di Kota Sawahlunto dan juga kepada Panitia, serta kepada masyarakat yang turut mendukung kegiatan ini.

BACA JUGA :
Alumni 88/91 Sawahlunto Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir Bandang di Muaro Pingai

“Semoga kegiatan budaya seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin di Kota kita tercinta” ucap Eva Ryamsah.

Pertunjukan wayang kulit ini memberikan bukti kepada masyarakat bahwa Sawahlunto mempunyai keragaman budaya dan suku yang selalu rukun dan damai.(Suherman)