Olahraga

Bupati Eka Putra Buka Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026 di Batusangkar

1687
×

Bupati Eka Putra Buka Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026 di Batusangkar

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM secara resmi membuka kegiatan Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional Tahun 2026 di Lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak, Batusangkar, Minggu (8/2/2026).

Tanah Datar, LENSANUSANTARA.CO.ID -Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM secara resmi membuka kegiatan Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional Tahun 2026 di Lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak, Batusangkar, Minggu (8/2/2026).


Alek anak nagari pacu kuda yang telah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Minangkabau ini diawali dengan prosesi adat penyerahan gelanggang dari niniak mamak Nagari Saruaso, Baringin, dan Pagaruyung kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar.

Example 300x600

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera dari Pordasi Sumatera Barat kepada Bupati Tanah Datar sebagai tanda resmi dimulainya perlombaan.


Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026 digelar selama dua hari, 8–9 Februari 2026, dan diikuti sebanyak 93 ekor kuda dari berbagai daerah di Pulau Sumatera dan Jawa.

BACA JUGA :
Sestama BNPB Tinjau Lokasi Huntap dan Huntara di Tanah Datar, Minta Pemda Percepat Pembebasan Lahan


Ketua pelaksana yang juga Dandim 0307/Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, menyampaikan bahwa pacu kuda tahun ini mempertandingkan dua kategori, yakni pacuan nasional (berpelana) dan pacuan tradisional (tanpa pelana).


“Pada hari pertama digelar 14 race dengan 60 ekor kuda, sedangkan hari kedua 15 race dengan 62 ekor kuda,” ujarnya.


Ia menambahkan, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Pordasi Sumatera Barat, para donatur, serta panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian acara.

BACA JUGA :
PWI Tanah Datar 2025–2028 Dilantik, Pemda Harap Lahir Lompatan Besar Jurnalisme Akurat dan Berimbang

Ia juga mengimbau para penonton untuk mematuhi arahan petugas demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya mengatakan bahwa pacu kuda merupakan salah satu alek dan permainan anak nagari yang sudah ada sejak dahulu serta menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Tanah Datar.


“Hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tanah Datar dan Sumatera Barat. Setelah vakum beberapa tahun akibat bencana alam, Alhamdulillah tahun ini pacu kuda dapat kembali kita laksanakan. Saya selaku pimpinan daerah mohon maaf atas tertundanya kegiatan ini.

BACA JUGA :
Bupati Eka Putra Turunkan Alat Berat Normalisasi Sungai Muaro Samuik di Padang Laweh Malalo

InsyaAllah setelah pelaksanaan Februari ini, pacu kuda juga akan kembali digelar pada Oktober 2026 mendatang,” ujar Eka Putra.


Bupati berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga pacu kuda tradisi dan terbuka ini kembali bisa digelar.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Rony Mulyadi Dt Bungsu, Wakil Bupati Padang Pariaman Hidayat, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, serta sejumlah undangan lainnya.(Suherman)