Berita

Apel Shalawat Kampung, Bupati Jember Pastikan Insentif Guru Ngaji 2026 Sudah Direalisasikan

1588
×

Apel Shalawat Kampung, Bupati Jember Pastikan Insentif Guru Ngaji 2026 Sudah Direalisasikan

Sebarkan artikel ini
Apel Sholawat Kampung Bunga Desaku di Mumbulsari, Selasa (7/4/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Apel Shalawat Kampung yang digelar di Desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari, menjadi bagian dari rangkaian program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan lantunan selawat kebangsaan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi langsung antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan masyarakat.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Jember menyampaikan sejumlah program prioritas, salah satunya terkait insentif bagi guru ngaji tahun 2026 yang telah direalisasikan.

BACA JUGA :
Putusan Inkracht, Kejari Jember Kembali Musnahkan BB Perkara Memiliki Kekuatan Hukum Tetap

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, mengatakan hingga 17 Maret 2026 atau sebelum puasa, pencairan insentif telah diterima oleh sebanyak 20.007 penerima guru ngaji.

“Sebanyak 20.007 penerima insentif guru ngaji sudah cair sebelum Ramadhan,” ujar Hafid.

Meski demikian, ia menjelaskan masih terdapat 692 guru ngaji yang belum menerima insentif karena keterlambatan berkas. Berkas tersebut baru masuk pada 17 Maret 2026, sementara proses pencairan pada 18 Maret tidak dapat dilakukan karena layanan perbankan telah tutup.

BACA JUGA :
Komisi C Pastikan Soft Launching Bandara Notohadinegoro Jember Capai 100 Persen

Hafid menambahkan, proses pencairan lanjutan akan segera dilakukan, termasuk untuk wilayah Kecamatan Patrang yang ditargetkan rampung pada pekan depan.

Selain itu, ia menegaskan mekanisme pencairan insentif tahun 2025 hingga 2026 kini lebih mudah dan tidak lagi menimbulkan antrean panjang, karena dapat dilakukan langsung di masing-masing balai desa.

Pada tahun ini, Pemkab Jember juga telah merealisasikan insentif bagi ketua pengajian Muslimat sebagai bentuk apresiasi terhadap peran mereka di masyarakat.

BACA JUGA :
Kirab Pusaka Nusantara, Gus Fawait: Jember Jadi kabupaten Besar Punya Peninggalan Senjata Wedung Pace

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru ngaji. Ia menyebut, selain insentif, para guru ngaji juga telah dilengkapi dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

“Guru ngaji sudah dilengkapi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Jika terjadi risiko meninggal dunia, anaknya yang masih sekolah akan mendapatkan tunjangan dan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Fawait.

error: Content is protected !!