Berita

Peringati HLUN ke-30: Kolaborasi Lintas Sektor Hadirkan Layanan Kesehatan dan Keceriaan bagi Lansia di Bondowoso

1695
×

Peringati HLUN ke-30: Kolaborasi Lintas Sektor Hadirkan Layanan Kesehatan dan Keceriaan bagi Lansia di Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Suasana penuh tawa dan keceriaan mewarnai perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang digelar di Taman Lansia Barokah, Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso.

BONDOWOSO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Suasana penuh tawa dan keceriaan mewarnai perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang digelar di Taman Lansia Barokah, Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri Untuk Indonesia Berdaya”, acara ini sukses terselenggara berkat kolaborasi erat antara Rumah Zakat, Ikatan Perawat Gerontik Indonesia (IPEGERI), Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI), Fakultas Keperawatan Universitas Jember (UNEJ), serta Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Bondowoso.29/5/26.

Aksi kolaboratif ini diwujudkan melalui pemberian pelayanan pemeriksaan fisik, pengecekan medis, hingga pengobatan gratis yang menyasar puluhan lansia di wilayah tersebut.

Example 300x600


Perwakilan Fakultas Keperawatan UNEJ, Prof. Tantut Susanto, mengaku sangat terkesan dengan antusiasme para lansia yang hadir. Ia menyatakan bahwa momentum ini menjadi ruang rindu setelah kunjungan serupa dua tahun lalu.

BACA JUGA :
Arus balik, Babinsa Koramil Sukosari Laksanakan Pos Pam Hari Raya Idul Fitri


“Alhamdulillah, kami bisa kembali ke sini dan disambut hangat oleh keluarga besar Taman Lansia Barokah. Jika dua tahun lalu kami datang bersama mahasiswa, hari ini kami membawa serta para dosen berpengalaman serta perawat dari Puskesmas Grujugan dan Puskesmas Pakusari Jember untuk memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang lebih komprehensif,” ujar Prof. Tantut.

Alif Bahtiar, selaku Relawan Rumah Zakat sekaligus Ketua Taman Lansia Barokah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas sinergi dari berbagai ahli di bidang keperawatan dan medis ini.
Menurutnya, kehadiran para tokoh penting seperti Prof. Tantut (IPKKI), Pak Kurdi dan Bu Isti (IPEGERI), para dosen FKep UNEJ, dr. Ira dan drg. Shofarina (BSMI), serta praktisi kesehatan dari puskesmas setempat, menjadi kado terindah bagi para lansia di hari jadi mereka.

BACA JUGA :
Tujuh Hari Menuju Pendaftaran Pilkada Bondowoso, Ini Langkah Politik PDIP dan Golkar

“Momentum Hari Lansia Nasional ini sangat spesial bagi kami untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para lansia yang terus istiqomah berkegiatan di sini. Kami berkomitmen untuk terus eksis merawat mereka agar tetap sehat, aktif, produktif, dan berdaya. Saya berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar kita bisa saling mengisi dan berbagi kebaikan demi masa tua yang berkualitas,” tutur Alif.

Rangkaian kegiatan HLUN ke-30 ini dikemas secara interaktif. Tidak hanya terpaku pada pemeriksaan medis, para lansia juga diajak untuk menjaga kebugaran mental.

  • Layanan Medis Komprehensif: Meliputi penimbangan berat badan, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), pengecekan gula darah, pemeriksaan gigi, hingga pemberian obat-obatan gratis sesuai keluhan.
  • Aktivitas Kognitif & Fun Games: Dipandu oleh mahasiswa dan Bu Isti (IPEGERI), para lansia diajak melakukan senam otak dan permainan edukatif. Suasana pecah oleh tawa saat pembagian doorprize bagi lansia yang berhasil menjawab tantangan.
BACA JUGA :
Siasat Jahat Kakek Durjana di Tegalampel Bondowoso Hamili Gadis Belia Hingga Melahirkan

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Prof. Tantut menyerahkan buku edukasi yang berisi rangkuman hasil pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Taman Lansia Barokah pada tahun 2024 lalu. Tak ketinggalan, Pak Kurdi dari IPEGERI juga menghibahkan alat penunjang berupa dua unit timbangan dan alat pengukur tinggi badan guna mendukung kegiatan posyandu dan pemeriksaan rutin mandiri di Taman Lansia Barokah kedepannya.