Grobogan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan resmi menggelar kegiatan Pembukaan Grobogan Agro Expo (GAE) VIII Tahun 2026 dengan mengusung tema “Mendukung Keberlanjutan Swasembada Pangan Melalui Smart Farming”. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi, pada Rabu (03/06/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di kompleks Saung Tani, lahan milik Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.
Acara yang menjadi agenda tahunan sektor pertanian tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Juni 2026. Grobogan Agro Expo VIII dihadirkan sebagai sarana edukasi, promosi, serta pengembangan inovasi pertanian guna mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Grobogan.
Dalam seremoni pembukaan, hadir sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Bupati Grobogan, Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Grobogan, pimpinan badan usaha milik daerah (BUMD), serta berbagai unsur masyarakat dan pelaku pertanian.
Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan selama expo berlangsung cukup beragam. Selain pameran teknologi pertanian yang menampilkan berbagai inovasi dan penerapan sistem pertanian modern, terdapat pula kegiatan Ngopi Tani Live, Grobogan Senam Jamu Festival, serta berbagai agenda edukatif dan interaktif lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai sektor pertanian berbasis teknologi.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hingga siang hari. Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan pembukaan sekaligus mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia. Kehadiran masyarakat tersebut menunjukkan tingginya perhatian terhadap perkembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
Di tengah kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, SE., MM., turut hadir dan mengikuti jalannya acara. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tampak mengenakan busana batik muslim berwarna merah marun dan berbaur dengan para tamu undangan serta masyarakat yang hadir.
Lusia menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah yang penting dalam memperkenalkan berbagai inovasi pertanian kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Ia berharap pelaksanaan expo dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para petani dan pelaku usaha di bidang pertanian. Selain itu, pemanfaatan teknologi melalui konsep smart farming dinilai mampu mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026 ini, dapat meningkatkan mutu perekonomian masyarakat khususnya di bidang pertanian serta mendukung swasembada pangan melalui smart farming sesuai dengan tema acara,” ujar Lusia.
Melalui penyelenggaraan Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Grobogan diharapkan dapat terus mendorong lahirnya inovasi pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat posisi sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Vamberrino)














