Pemerintahan

Kementerian UMKM Pilih Jember Wakili Jatim Gelar Festival Usaha Mikro 2026

1808
×

Kementerian UMKM Pilih Jember Wakili Jatim Gelar Festival Usaha Mikro 2026

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Selasa (21/7/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dipercaya menjadi tuan rumah festifal usaha mikro kementerian umkm mewakili Provinsi Jawa Timur, bertempat di New Sari Utama, Selasa (21/7/2026)

Bupati Jember Muhamad Fawait mengapresiasi Kementerian UMKM yang telah memilih Jember sebagai lokasi penyelenggaraan festival.

Example 300x600

“Kepercayaan menunjukkan bahwa Jember dipandang sebagai salah satu daerah yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, khususnya pada sektor informal,” ujarnya.

Festival ini akan banyak membantu pelaku usaha mikro, baik dalam hal perizinan, akses permodalan, maupun berbagai bentuk pendampingan lainnya.

“Ini menjadi kehormatan karena tidak semua daerah mendapat kesempatan menjadi tuan rumah,” ujar Gus Fawait.

Gus Fawait juga mengungkapkan kebijakan pemerintah pusat yang akan menurunkan bunga pembiayaan bagi nasabah PNM Mekar menjadi 8 persen. Menurutnya, kebijakan disambut antusias oleh para pelaku usaha mikro, khususnya kaum ibu yang selama ini menjadi nasabah program tersebut.

BACA JUGA :
Ketua Kwarda Jatim Resmi Melantik Ning Ghyta Jadi Ketua Kwarcab Jember

“Kebijakan itu akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani bunga pinjaman yang tinggi,” imbuhnya.

Selain itu, Gus Fawait mengaku melihat langsung antusiasme masyarakat terhadap berbagai program pemerintah pusat. Menurutnya, dukungan yang disampaikan para pelaku usaha mikro terhadap program Presiden Prabowo Subianto muncul secara spontan saat kegiatan berlangsung.

“Pemerintah Kabupaten Jember akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha mikro, pedagang kaki lima, hingga pedagang keliling. Program seperti Gerobak Cinta akan kami integrasikan dengan program Kementerian UMKM agar semakin lengkap, mulai dari bantuan peralatan, akses pembiayaan, hingga pelatihan usaha,” katanya.

BACA JUGA :
Bupati Jember Lepas 15.171 Peserta Tajemtra 2025

Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jember atas komitmen dalam pemberdayaan UMKM.

“Pemerintah kini menerapkan pendekatan ekosistem dalam pengembangan UMKM, yakni menghubungkan akses pembiayaan dengan akses pasar, agar pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan,” katanya.

Kata Riza, Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro tahun 2026 digelar di 10 provinsi, dan Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember, menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan.

“Ia memaparkan, hingga Juli 2026 penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara nasional telah mencapai sekitar Rp160 triliun dari total plafon Rp290 triliun. Di Jawa Timur, penyaluran KUR telah mencapai Rp27 triliun kepada lebih dari 470 ribu pelaku UMKM,” ungkapnya.

BACA JUGA :
HUT ke-49, Perumdam Tirta Pandalungan Jember Berikan Diskon Pelanggan Tagihan Menunggak

Khusus Kabupaten Jember, penyaluran KUR telah menembus lebih dari Rp1 triliun kepada lebih dari 20 ribu pelaku UMKM. Sebanyak 69 persen di antaranya disalurkan ke sektor produksi, melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 65 persen.

“Ini sangat baik karena sektor produksi mampu menciptakan lapangan kerja lebih besar, memberikan nilai tambah ekonomi, sekaligus mendukung sektor unggulan daerah seperti pertanian dan program swasembada pangan nasional,” jelasnya.

Pemerintah sedang menyiapkan regulasi agar bunga pembiayaan bagi nasabah PNM dapat diturunkan menjadi 8 persen sesuai arahan Presiden.

“Kebijakan diharapkan segera terealisasi setelah seluruh proses regulasi dan koordinasi lintas kementerian selesai,” pungkasnya.