Pemerintahan

Sidang Paripurna Hari Jadi ke-195, DPRD Purwakarta Tegaskan Pentingnya Ajeg Budaya

2011
×

Sidang Paripurna Hari Jadi ke-195, DPRD Purwakarta Tegaskan Pentingnya Ajeg Budaya

Sebarkan artikel ini

Purwakarta, LENSANUSANTARA.CO.ID — Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta di Ciganea dipenuhi suasana khidmat pada Senin, 20 Juli 2026. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purwakarta menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58.

Paripurna ini dihadiri unsur Forkopimda, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, para mantan Bupati, mantan Wakil Bupati, mantan Sekretaris Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga swadaya masyarakat, organisasi kepemudaan, insan pers, serta anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Purwakarta.

Example 300x600

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami. Dalam pidato pembukaannya, ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang strategis untuk merefleksikan sejarah dan memperkuat jati diri daerah.

BACA JUGA :
Pemkab Purwakarta Terus Tingkatkan Populasi Ribuan Ekor Ternak Lewat SIKOMANDAN

“Tema ‘Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa’ bukan sekadar slogan. Ini adalah seruan untuk kita semua agar terus merawat bahasa, seni, adat, dan kearifan lokal yang telah menjadi ruh Purwakarta sejak dulu,” tegas Sri Puji Utami.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak boleh mengorbankan akar budaya. Kemajuan harus berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi karakter masyarakat. Di tengah derasnya arus globalisasi, budaya menjadi benteng untuk menjaga identitas Purwakarta.

BACA JUGA :
DPRD Purwakarta Setujui Raperda Pengelolaan Sampah Jadi Perda, Langkah Nyata Menuju Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Ketua DPRD juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang terus mendorong pelestarian budaya melalui program kreatif dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap semangat hari jadi ini dapat memperkuat persatuan, gotong royong, dan solidaritas sosial, sehingga Purwakarta tumbuh menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera tanpa kehilangan jati dirinya.

Paripurna berlangsung dengan nuansa khas Sunda. Para pimpinan dan anggota dewan mengenakan busana adat, sementara jalannya sidang turut menggunakan bahasa daerah sebagai wujud nyata komitmen menjaga marwah lokal.

BACA JUGA :
Menteri LH Apresiasi Inisiatif Ramah Lingkungan SMPN 1 Purwakarta: Ecobrick dan Pengurangan Sampah Plastik

Acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni. Budayawan sekaligus musisi Charly Van Houten menghibur para undangan, disusul penampilan tari tradisional oleh Ni Hyang Sukma Ayu yang memukau hadirin.

Melalui paripurna ini, DPRD dan Pemerintah Daerah menegaskan kembali komitmen bersama untuk menyelaraskan visi dalam pelayanan publik, penguatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Maman)