Berita

Bukan Demo, Komunitas Pembersatu Geruduk Kantor DAMPAK Bondowoso demi Rahasia Ini!

1690
×

Bukan Demo, Komunitas Pembersatu Geruduk Kantor DAMPAK Bondowoso demi Rahasia Ini!

Sebarkan artikel ini
Komunitas Pembersatu saat Mendatangi Kantor Yayasan DAMPAK di Jalan Letnan Rantam, Poncogati, Curahdami, Bondowoso (12/8/2026)

BONDOWOSO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Komunitas yang mengusung gerakan kepemudaan dalam sosial kemasyarakatan, Pemuda Bersatu untuk Bondowoso (Pembersatu), menggelar agenda “Yasintanar & Rembug Rutin Pembersatu” pada Kamis (13/8/2026) malam.

Bertempat di Kantor Pusat Komunitas DAMPAK, Jalan Letnan Rantam, Poncogati, Curahdami, Bondowoso kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB ini mengusung tema “Berbagi Praktik Baik Pemuda Berdampak Sosial”.

Example 300x600

Sebagai komunitas yang relatif baru, Pembersatu menjadikan momen ini untuk menimba ilmu dan menyerap pengalaman berharga dari Yayasan DAMPAK yang telah lebih dahulu bergerak dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat lokal, regional, nasional, bahkan Internasional.

BACA JUGA :
Komisi IV DPRD Bondowoso Prihatin Ada Kades Dilaporkan ke Kejari, DPMD Diminta Aktif Lakukan Monitoring

Ketua Pembersatu, Muhammad Rafi Sofyan Putra, S.Pd., CPS., menyampaikan bahwa keberadaan komunitas Pembersatu memerlukan fondasi serta inspirasi dari rekam jejak gerakan sosial yang sudah mapan. Serta membuka peluang untuk sinergi dan kolaborasi.

“Sebagai komunitas baru, Pembersatu sangat butuh belajar dari rekam jejak dan pengalaman Yayasan DAMPAK yang sudah teruji. Lewat rembug malam ini, kami ingin menyerap berbagai praktik baik tersebut agar langkah Pembersatu ke depan lebih terarah dan memberi dampak sosial yang nyata bagi masyarakat,” ujar Rafi.

Pembina Yayasan DAMPAK, Taufik Hidayat, menyambut hangat inisiatif serta semangat belajar dari komunitas pemuda tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk terus mendampingi dan membagikan pengalaman pengabdian kepada generasi penerus. Termasuk untuk segera memulai kolaborasi.

BACA JUGA :
DBHCHT 2025, DPMPTSP Bondowoso Bekali Buruh Tani Tembakau dengan Pelatihan dan Jaminan Kerja

“Kami di Yayasan DAMPAK sangat terbuka untuk berbagi rekam jejak dan pengalaman dengan kawan-kawan Pembersatu. Antusiasme komunitas baru ini menjadi angin segar. Harapan kami, pengalaman yang kami bagikan bisa menjadi pijakan bagi Pembersatu untuk tumbuh lebih cepat dan matang,” tutur Taufik.

Hadir pula memberikan penguatan kapasitas organisasi, Mohammad Hairul, Fasilitator Nasional Organisasi Penggerak. Ia menekankan pentingnya komunitas baru memiliki tata kelola gerakan yang terstruktur sejak awal.

“Setiap komunitas baru membutuhkan penguatan kapasitas dan adaptasi dari praktik-praktik baik yang sudah ada. Diskusi ini menjadi jembatan penting agar Pembersatu tidak hanya bersemangat di awal, tetapi juga memiliki strategi gerakan yang terukur, efektif, dan berkelanjutan,” jelas Hairul.

BACA JUGA :
STAI AT-Taqwa Bondowoso Gelar Bimtek Publikasi dan Literasi Perkuat Sistem Pengelolaan Administrasi ORMAWA Berbasis Digital

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif dengan dukungan dari seduhan Kopi Pyramid sebagai sponsor utama. Tentunya setelah diawali dengan rutinan pembacaan yasin, tahlil dan sholawat nariyah (yasintanar).

Melalui kolaborasi dan ruang belajar bersama ini, Pembersatu optimistis dapat berkembang menjadi motor penggerak baru yang membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi kemajuan pemuda, sosial masyarakat di Bondowoso dan sekitarnya.