Otomotif

Astra Motor Kalimantan Timur 2 Bagikan Tips Aman Berkendara Saat Kondisi Berasap

1971
×

Astra Motor Kalimantan Timur 2 Bagikan Tips Aman Berkendara Saat Kondisi Berasap

Sebarkan artikel ini
Astra Motor Kalimantan Timur 2 bagikan tips #Cari_Aman yang dapat diterapkan masyarakat saat berkendara dalam kondisi kepungan asap

Samarinda – LENSANUSANTARA.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan disejumlah titik di Kalimantan khususnya di Kaltim menjadi salah satu hal yang patut diwaspadai terlebih bagi masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas harian. Dikala kondisi cuaca panas dan kepungan asap yang semakin melanda, jarak pandang menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan terlebih bagi para pengendara sepeda motor.

Melihat kondisi ini, Astra Motor Kalimantan Timur 2 melalui Instruktur Safety Riding Main Dealer mengimbau masyarakat khususnya pengguna roda dua untuk tetap menerapkan teknik berkendara yang sesuai dengan campaign #Cari_Aman agar selamat sampai tujuan.

Example 300x600

“Mengantisipasi kondisi jalan raya atas kepungan asap yang sedang melanda Kaltim, warga Samarinda dan sekitarnya perlu untuk memperhatikan teknik berkendara yang baik dan benar” ungkap Derexius Julio Korompis selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Timur 2.

BACA JUGA :
Astra Motor Kalimantan Timur 2 berbagi keseruan dalam Scoopy Velocreativity

“Hal ini disebabkan karena kepungan asap dapat mengurangi jarak pandang. Dan jika asap semakin menebal, kabut asap akan sulit untuk ditembus oleh lampu biasa” tambanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan tips #Cari_Aman bagi warga Kota Tepian dalam mengantisipasi kondisi kepungan asap saat berkendara.

  1. Perlengkapan Berkendara
    Pastikan menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap seperti jaket, helm, sarung tangan, celana panjang dan Sepatu.
  2. Rencanakan rute perjalanan.
    Ada baiknya mengamati seksama peta tujuan sebelum melakukan perjalanan terlebih jika melakukan perjalanan jarak jauh.
  3. Gunakan lampu depan
    Saat berkendara, pastikan lampu sepeda motor dalam kondisi menyala bukan pada lampu jauh. Hal ini agar tidak mengganggu dan membahayakan pengendara lain.
  4. Pastikan jarak dari kendaraan di depan
    Saat berkendara dengan sepeda motor, pastikan menjaga dan memperhitungkan jarak dengan kendaraan didepan minimal 5 detik dari kendaraan lain. Tujuannya agar memberi waktu saat terjadinya pengereman mendadak, penggunaan teknologi pengereman dengan CBS (Combi Brake System) dan ABS (Anti-Lock Brake System) seperti yang ada pada sepeda motor Honda sangat diajurkan.
  5. Jaga kecepatan,
    Kabut ataupun asap bisa mengganggu pandangan terhadap permukaan jalan, disarankan pengemudi tetap mempertahankan kendaraan dengan kecepatan tidak terlalu kencang dan konstan dan tetap berada dikecepatan 20-40 km/h.
  6. Pastikan kondisi sepeda motor dalam keadaan siap untuk berkendara
    Salah satu yang terpenting Adalah memastikan kondisi sepeda motor dalam kondisi siap untuk digunakan seperti memastikan spion pada kedua sisi sepeda motor, kondisi ban, rantai sepeda motor, system pengereman, kelistrikan dan gas dalam kondisi baik. Hal ini untuk membantu para pengendara agar terhindar dari kecelakaan.
  7. Kondisi fisik yang prima
    Pastikan ketika akan mengendarai kendaraan tubuh anda dalam kondisi terbaik dan fit, seperti kondisi sedang dalam pemulihan setelah demam, jika tidak justru akan lebih berpotensi membahayakan anda dan orang lain.
  8. Tetap focus
    Saat berkendara dalam kondisi lingkungan yang berasap, pastikan untuk tetap menjaga konsentrasi dan focus. Menjaga focus saat berkendara akan membantu pengemudi untuk menerapkan Teknik berkendara yang baik.
  9. Kenakan masker
    Penggunaan masker sangat diperlukan saat berkendara dengan motor untuk melindungi sistem pernafasan dari asap dan debu yang mungkin mengandung bahan-bahan kimia beracun.
BACA JUGA :
Astra Motor Kalimantan Timur 2 Perkuat Solidaritas Bikers Lewat Anniversary CCI Samarinda

“Jangan lupa untuk menerapkan sembilan tips #Cari_Aman diatas terlebih bagi Masyarakat yang tetap beraktivitas dikala kondisi lingkungan dipadati oleh kabut asap” tutupnya.(Haerul)